part 1- My is the nerds

160 9 3
                                        

Nama gue Zahara Resti Fauzi. hari ini, hari pertama gue masuk SMA.

"Pagi semua". Ucapku saat turun dari kamarku berjalan kedapur untuk sarapan.

"Udah bangun lo kebo". Ucap abang gue.

"Apa kata lu kebo?" ucapku kesal.

"Udah dong Rey Resti! Pagi pagi kok udah berantem". Ucap mamaku lembut.

Gue punya abang nama Reiki Savian Fauzi. umur kami hanya berbeda Dua tahun. Dan sekarang dia kelas 12 di SMA Harapan Bangsa. Sekolah yang sama gua sekolah sekarang.

setelah beberapa menit sarapan gue dan bang Rey pun berangkat ke sekolah.

20 menit kemudian kami pun sampai di pekarangan SMA Harapan Bangsa

Banyak pasang mata yang melihat kami, saat kami bersama berjalan ke koridor sekolah, tatapan mereka ada yang iri, dan ada juga yang mengagumi wajahnya bang Rey.

"iihh kok mereka soswiet yaa, pengen dong kaya mereka". Gue mendengar salah satu siswi berbicara saat gue dan bang Rey melewati kumpulan para siswi.
Ckk mereka gak tau aja kalo sebenarnya gue sama bang Rey adalah saudara, batinku.

"Restiii". Teriak kedua sahabatku, aku pun menoleh ke asal suara.

Gue punya dua orang sahabat, Ilma Theana dan Rivaldo Dombo.

Ilma thena cewek cantik, imut, mungil, cerewet dan gak tau diam. Banyak di taksir para cowok.
Sedangkan Rivaldo Dombo cowok berbadan tinggi, cool. Jadi cogan salah satu di sekolah ini. Valdo orangnya kalem, saking kalemnya melewati kalem para Pria.

"Res kita satu kelas loh di kelas 10 ipa 1". Ucap Ilma dengan riang.
gue hanya ber'oh'ria menjawab omongan Ilma.
Kami pun berjalan menuju ke kelas..

Bel istirahat berbunyi..

"Res ke kantin yuk". Ucap Ilma dan Valdo.

"Yuk mumpung gue lagi laper nih". Ucapku.

saat berada di kantin gue melihat para cewek mungkin itu kakak kelas.. dan cewek itu sedang membentak cewek seangkatan gue.

Eh lo baru adek kelas udah berani lo yaa, baju gue jadi kotor nih gara gara minuman lo, gue mendengar teriakkan cewek tersebut.

"Itu siapa sih". Ucap gue ke Ilma.

"Oh itu, dia kakak kelas kita, kelas 12 ips 1 nama nya Siska. Dia emang gitu orangnya sok berkuasa disekolah, dan dia itu pecinta para cogan di sekolah ini.

"Ohh". Ucapku.

"Serem kaya nenek sihir". Ucap Valdo dengan nada ketakutan seperi anak kecil melihat hantu..

"Haha dasar loo". Ucapku, sambil tertawa cekikikan.

***

"Aduh mampus gue jam udah pukul enam lewat lima puluh lima. Bang Rey kenapa tinggalin gue sih, terpaksa deh naik angkot". Ucapku kesal.

Sesampainya di sekolah gerbang sudah di tutup.
"Mampuss gue, pasti anak anak udah pada belajar nih". Ucapku sambil menepuk jidat.

Mungkin bagi murid lain, terlambat adalah suatu hal yang biasa, tapi berstatus anak baru bersekolah selama satu minggu kemudian dapat masalah seperti ini akan menjadi masalah besar.

"Sstttt...."

gue tersentak kaget mendengar desihan seseorang. Gue menjauh dua langkah lantaran melihat sesorang cowok berpenampilan urakan di sebalah gue.

"Telat?". Tanya cowok itu.

"I iya". Ucapku sambil mengangguk takut, tangan gue mulai dingin dan... tes.. sebulir keringat menitik.

gue memperhatikan cowok itu. Kemeja sekolahnya tidak di masukkan ke dalam celana, tidak memakai dasi, rambutnya sedikit melewati. Tipikal siswa yang gemar melanggar aturan.

"Kamu telat juga?". tanyaku.

"Kelihatannya gimana?" Balasnya juga dengan pertanyaan.

"Mau saya bantuin?" Ucapnya.

"Hah?" Gue mengernyit.

"Saya bantiun masuk lewat gerbang samping". Ucapnya, gue menimbang nimbang dan di sisi lain ketakutan, seumur hidup gue gak pernah coba coba untuk menyelusup masuk.

Gue mengikuti gerakan cowok itu.

"Ya udah buruan masuk". Ucap cowok tersebut.

"Kamu gak masuk?". Tanya gue.

"Ngak. Mau cabut." Jawabnya
"Buruan! Kalau guru ngeliat kamu lewat sini, hukumannya bakal lebih parah".

"Iya iya, ya udah makasih yaa". Ucapku.

"Eh nama kamu siapa? Saya nata". Ucapnya.

"Saya resti". Gue pun langsung lari kedalam sekolahan..

Untung aja guru gak ada ngeliat, lebih beruntung lagi gak ada guru di kelas.

"Tumben lo telat res". Tanya Ilma.

"gue telat bangun gara gara begadang semalam baca novel". Ucap gua sambil nyengir kuda.

"Gila lu yee". Timpal Valdo.

"Yee bearti lo kawannya orang gila dong". Ucap gue sambil menoyor kepala Valdo.

"Trus gimana caranya lo masuk ke dalam Res". Ucap Ilma dengan muka herannya.

"Gue lewat pintu samping trus ada cowok bantuin gue masuk kedalam". Ucap gue sambil mengeluarkan novel yang berada di tas gue.

"cowok! Siapa Res". Ucap Ilma dengan nada semangatnya.

"Yaelah nih anak giliran tentang cowok cepat lu". Ucap gue ke Ilma, dan di balas dengan nyengir kudanya..

"Siapa Res cowok yang bantuin elo". timpal Valdo.

"Namanya Nata". Ucap gue.

"Apaaaaa Nata!! Ucap Ilma dengan teriakkan membahananya..

"Apaan sih lo, biasa aja kali, bisa budeg gue dengar suara teriakkan lo". Ucap gue kesal.

"Hehe sorry Res, Serius lo! Itu kan Nata salah satu cogan di sekolah kita. Dan lo ingat kan sama Siska, Siska itu ngebet banget pengen dapatin si Nata.

"Oh". Ucapku tanpa sedikitpun tertarik.

"Iihh apain sih Resti cuekkin kita mulu, lebih penting novel dari pada kita." Ucap Valdo kesal.

"Tau nihh, gue udah ngomong panjang lebar tau". Timpal Ilma dengan nada kesal

Aku pun memakai headset dan membaca novel, malas mendengar omelan Valdo dan Ilma.

Bel sekolah berbunyi pertanda pelajaran sekolah telah berakhir..
Aku pun berjalan menuju ke parkiran untuk menunggu bang Rey..
"Nah itu dia bang Rey". Ucapku.

"Ehh dasar setan kenapa lo ninggalin gue tadi pagi! Gue telat tau masuk sekolah". Ucapku setengah berteriak.

"Salah sendiri tidur kaya kebo, udah ah masuk ke dalam". Ucap bang Rey.

aku pun masuk ke dalam mobil, dalam perjalan pulang aku berguman sumpah sarapah untuk bang Rey karena aku sangat kesal. Bang Rey hanya tertawa cekikikan.

20 menit kemudian..
sesampainya di rumah aku pun menghempaskan tubuhku di kasur kesayanganku.
Entah kenapa pikiranku selalu ke cowok itu, ku tepis pikiranku dan memejamkan mata.. tak lama kemudian aku pun masuk ke alam mimpi.

hey hey jangan lupa vote and commentnya

Salam dari kami bertiga:
Resti
Ilma
Valdo 😉

Badboy Vs The NerdsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang