Prologue

13 2 2
                                        

Hari ini,hari pembagian raport diseluruh sekolah Korea Selatan,di kota Seoul,disebuah sekolah,tampak ada 4 orang wali murid sedang terlihat sangat kesalnya melihat nilai ulangan dan ranking anaknya yang anjlok itu.

"Bagaimana dengan nilai kita?"tanya orang disalah satu dari mereka

"Aku tak tahu,dengan perilaku dan bolos kita,pasti nilai kita hancur sama dengan tahun sebelumnya,bahkan dari sekolah dasar nilai kita dirata rata semua,apalagi sekarang ditambah kita biasanya lebih mementingkan oppa oppa kita dibanding pelajaran itu,nilai kita pasti sudah tak bisa menyelamatkan kita semua"ujar orang yang bersebelahan dengan orang yang tadi bertanya

"Mungkin orang tuaku sedang membeli sesuatu yang keras untuk memukuliku sekarang"ujar orang yang satu lagi

"Mungkin sebaiknya kita pulang,orang tuaku sudah memberi pesan lewat ponselku untuk pulang sekarang juga,mungkin hukuman sudah menungguku,hehehe"ujar orang terakhir yang belum berkata sedari tadi,ia hanya bisa tertawa dan membayangkan ekspresi kemarahan orang tuanya yang setiap hari seperti sudah makanan setiap harinya.

BUGH!

PLAK!!

PYAR!!!

Hanya suara itu dan suara teriakan akan kemurkaan yang terdengar sedari tadi,tak ada suara isakan atau permintaan tolong dari sana,hanya diam tak membalas,membiarkan tubuhnya akan hancur jika saja tiba tiba saja orang tuanya menggeret nya dan membawanya kemesin penggiling.

Memang sedikit pilu jika terdengar,tapi memang ini kenyataannya,nyaris saja orang tuanya membiarkan anaknya masuk kedalam mesin penggiling dan nyaris membuat anaknya kehilangannya nyawa,bagi orang tuanya,kehormatan orang tuanya adalah yang terbaik dalam sebuah keluarga,ya itu memang sebuah hal utama ,tapi bukan berarti orang tua bisa melakukan segala cara agar mendapat gelar orang yang paling dihormati untuk disandang oleh sang orang tua,melakukan kekerasan fisik maupun mental sang anak saat nilai ulangannya menurun drastis,hanya demi dihormati orang lain dan memberikan rasa sakit kapada hati sang anak,ini memang cerita tragis 4 gadis yang akan segera saling membenci dan berambisi untuk berhenti dari segala kehidupan naifnya,dan memulai cerita barunya,tanpa seorang sahabat yang dulu,membuatnya susah mengerti apa itu pelajaran kehidupan yang sebenarnya.

Annyeong readers!,ane akan mempersembahkan FF tentang ane dan sahabat ane,tapi ini hanya sebuah kebohongan belaka,dan ingatlah satu hal para readers,seorang penulis adalah pembohong paling besar didunia ini,bagaimana tidak?,mereka selalu menulis berdasarkan ilusi mata mereka semata,dan perpustakaan adalah tempat kebohongan paling besar,menyimpan buku buku kebohongan yang sangat banyak.

Siiip,ane sudah selesai berpidato kebohongan kawan kawan~~

Bye-bye!

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Nov 25, 2016 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Hate?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang