Prolog

33 10 10
                                        

Tangan cowok itu dengan lihai menggambar di atas sebuah kanvas. Matanya sesekali melirik ke objek di hadapannya.

Tapi, matanya melebar saat sesosok perempuan berambut panjang dengan seringaian di bibirnya tiba-tiba muncul, menutupi objek lukisnya.

Matanya melebar sedetik, kemudian menutup rapat. Mulutnya terus merapalkan doa yang ia hapal. Kemudian, ia membuka matanya lagi dan masih mendapati perempuan itu di sana.

"Pergi!" desisnya.

Perempuan itu tersenyum sinis saat merasakan ketakutan yang dipancarkan cowok itu. Ia berjalan mendekatinya, kemudian menyentuh kening cowok itu.

Sontak saja, matanya melebar. Berbagai bayangan mulai terlintas di benaknya. Beberapa bayangan mulai membuat kepalanya terasa sakit.

Dengan sekali sentakan, ia menjauhkan kepalanya. Pandangannya mulai memburam, seiring dengan bayangan-bayangan asing yang memaksa masuk ke otaknya.

Lama-kelamaan, ia tidak kuat menahan sakit di kepalanya. Dan akhirnya, gelap mengambil alih penglihatannya.

***

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jun 17, 2016 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

DifferentStories to obsess over. Discover now