Tangan cowok itu dengan lihai menggambar di atas sebuah kanvas. Matanya sesekali melirik ke objek di hadapannya.
Tapi, matanya melebar saat sesosok perempuan berambut panjang dengan seringaian di bibirnya tiba-tiba muncul, menutupi objek lukisnya.
Matanya melebar sedetik, kemudian menutup rapat. Mulutnya terus merapalkan doa yang ia hapal. Kemudian, ia membuka matanya lagi dan masih mendapati perempuan itu di sana.
"Pergi!" desisnya.
Perempuan itu tersenyum sinis saat merasakan ketakutan yang dipancarkan cowok itu. Ia berjalan mendekatinya, kemudian menyentuh kening cowok itu.
Sontak saja, matanya melebar. Berbagai bayangan mulai terlintas di benaknya. Beberapa bayangan mulai membuat kepalanya terasa sakit.
Dengan sekali sentakan, ia menjauhkan kepalanya. Pandangannya mulai memburam, seiring dengan bayangan-bayangan asing yang memaksa masuk ke otaknya.
Lama-kelamaan, ia tidak kuat menahan sakit di kepalanya. Dan akhirnya, gelap mengambil alih penglihatannya.
***
YOU ARE READING
Different
HorrorDari luar, ia hanyalah seorang cowok dengan segudang prestasi dan kemampuan. Hal yang paling menonjol darinya adalah kemampuan melukisnya. Ia melukis semua yang ia lihat. Masa lalu, masa sekarang, dan masa depan. Tapi sayangnya, menurutnya hal itu b...
