1

15 2 0
                                        

Dekorasi taman yang indah ditengah ballroom sebuah hotel ternama di jakarta. Meski itu hanya buatan tapi bisa mematahakan hal yg selama ini tidak mungkin.

Lampu lampu orange menghias di beberapa titik ballroom tersebut. Kesan romantis amat sangat terasa, tuk tuk tuk.. Suara sepatu heels seseorang..

"Pada kemana semua orang ? Gaktau apa pura pura gak tahu kalau kita sedang deadline.. "

Datang perempuan berkacamata
yang sedang memainkan ipadnya..

" linda.. Hey .. "
Linda yang tadi fokus terperanjat karena teriakan seorang..

" apaan sih loe teriak teriak, kalo acara udah mulai teriakan loe ngalahin sound system.."
Linda acuh tetap fokus pada ipad yg ia lihat.

" anak anak pada kemana , udah tahu ruangan ini mau dipke besok. Eh pada keluyuran sedangkan tugas belom pada selesai. Gue pusing.. "

" mereka lagi ngurusin yang di depan, noh liat gerbang bunga yang di depan rubuh, ya di benerin bareng bareng. "
" ya gak mesti semua juga kali da, 2 orang juga bisa.. "

"Ah elu sensi banget, liat dulu gih harus dari nol, loe kan pengen yang perpect perpect plus cepet juga "

" ya udah gue liat dulu, loe tolong cekin mc yang buat besok, jangan sampe telat telatan lagi, atau cancel dadakan. "
" siap non. Eh tunggu.. "
Cegah linda, lea pun berhenti sejenak

"Apa ? ".. Masih dengan nada tinggi
" buku loe dah ketemu belom ? "
" belum " suaranya turun drastis..
" pantesan.. Sensi, jangan di bawa kekerjaan deh yah, kasian mereka seminggu ini lo bentak bentak gak jelas.. Buku abah abah lo pasti ketemu. "

" abbie .. My abbie.. Jangan salah ngomong napa .."
" iah maaf...gih pergi liat depan gi cek mc sama pesenan bunga pengantinnya "

Seharian itu lea tetap uring uringan, ia masih risau akan buku nya yang hilang. Sabtu lalu ia kehilangan buku keramat nya. Buku yang jadi teman setianya selama 3 tahun terakhir.

Buku yang selama ini mengobati kerinduan, kerinduan yang kadang menggerogoti hatinya setiap waktu.

My AbbieStories to obsess over. Discover now