Suara tangis memecah keheningan malam. Keysha menangis sejadi-jadinya menahan rasa sesak dalam hatinya. Langkahnya tak tentu arah. Ia merasa oksigen dalam paru-parunya menipis, langkahnya memelan. Ia merasa kakinya tak sanggup lagi menopang beban tubuhnya kemudian ia menjatuhkan tubuhnya diatas rerumputan. Sesak yang sedari tadi ia rasakan tak kunjung mereda. Sakit sekali seperti tertancap duri besar yang sangat tajam. Bayangan kejadian tadi masih terbayang dalam benaknya. Orang yang ia cintai bahkan tega membohonginya. Keysha menyadari dimana ia berada sekarang. Matanya memandang setiap tempat yang sangat ia hafal. Seharusnya ia tak berlari ke tempat ini. Tempat ini membuat hatinya semakin sakit. Keysha masih bertahan pada posisinya yang duduk di rerumputan. Isak tangis masih jelas terdengar, bukan semakin memelan tapi kali ini tangisnya semakin keras menandakan kesedihan yang teramat dalam. Sebuah uluran tangan membuat keysha menatap sekilas kearah sang pengulur tangan dan saat itu pula pandangannya mengabur kemudian semuanya gelap.
Wanita cantik bertubuh mungil menatap bangga kearah meja makan yang sudah tersusun rapih. Ia melipat celemek yang sedari tadi membungkus tubuhnya. Senyum manis terus terukir diwajah cantiknya. Hari ini keysha akan memberikan sebuah kejutan kecil untuk sang suami. Setelah puas melihat hasil kerjanya ia melangkahkan kakinya untuk mempersiapkan diri.
Tak lama keysha sudah siap dengan sebuah mini dress yang pas dengan tubuhnya yang ramping. Tak lupa polesan makeup yang memberi kesan feminim. Langkah kakinya membawa ia menunggu kehadiran sang suami di ruang makan. Fikirannya melayang membayangkan seperti apa ekspresi yang akan di tunjukan oleh sang suami tampannya nanti.
Lamunan keysha terpecah oleh suara bell rumahnya. Senyum yang sedari tadi tak pernah luntur semakin merekah. Ia melihat sekilas ke arah jam dinding. Dahinya menyerngit bingung pascanya sang suami tidak mungkin pulang secepat ini. Tapi ia tetap melangkahkan kakinya menuju pintu.
Kesyha yang sedari tadi bingung semakin dibuat tak mengerti dengan kehadiran seorang wanita cantik di depan rumahnya dengan wajah yang di basahi air mata. Tak tega melihat sang wanita tersebut menangis keysha langsung mempersilahkan tamunya masuk kedalam.
YOU ARE READING
Rainbow Love
RomanceBagaikan campuran warna dalam pelangi. Cinta pun memiliki banyak warna di setiap cerita. Ini Rainbow love series pertama. Tak ada yang tau jika kau akan kembali pada cinta pertama mu. Dia yang pernah mengisi hari-hari mu harus kembali ke pulang ke...
