Penyelamat

66 2 1
                                        

Disebuah club malam ada seorang gadis cantik Yang sudah bersiap-siap.

"Nih karna lo pemula, gua pengen lo testing dlu. Coba tuh goda om yang lagi dibar, kalo dia tegang brrti lu berhasil tpi lo langsung kesini lagi klo udahan"

Gadis itu pun mengangguk dan mengikuti saran temannya tadi. Ia melangkahkan kakinya menuju tempat orang yang sepertinya sedang mabuk itu.

"Hallo om". Katanya sembari duduk dan memegang paha orang itu.

Dielusnya paha tersebut membuat orang yang mabuk itu mengangkat kepalanya.

"Om mabuk ya". Kini tangannya pindah menelusuri lekuk wajah tampan dari pria itu.

Lelaki tersebut hanya memandangnya lurus-lurus tanpa membuka mulutnya menatap wanita yang mencoba menggodanya.

Meski agak gemetar karna ini pertama kali baginya tapi ia mencoba menutupinya. Di elus lagi wajah pria tersebut lalu turun ke lehernya dan dada bidangnya yang tidak tertutupi oleh kemeja nya karna sudah terbuka. Dilakukannya berulang kali dengan selembut mungkin.

"Om lagi ada masalah sama istrinya ya".  Karna tidak mendapat respon akhirnya ia memberanikan diri mencium bibir pria yang tidak diketahui itu.

"Kalo iya,mending om pulang dan menyelesaikan masalahnya"

"Sampai ketemu lagi om"katanya sehalus mungkin di telinga pria tersebut dan  hendak meninggalkan pria  tersebut dan memberikan ciuman dibibir,lagi.

"Clar, ayo orangnya sudah menunggu". Kata temannya tadi yang sudah membuatkan janji Clara oleh seorang pelanggannya.

"Apa dia mabuk parah?"

"Sepertinya, karna dia tidak terangsang sama sekali"

"Ouhh, come on dia sudah menunggu. Kau pergilah ke kamar 375 dan ku harap kau tidak merasakan sakit karna ini yang pertama bagimu ". Katanya yang dipelankan pada bagian akhir

"Hei kau, ya sudah aku keatas dlu"

"""""""
Sekarang Clara sudah berada didepan kamar 375. Ia bimbang apakah ini jalan yang terbaik untuk hidupnya. Menjual keperawannya kepada orang yang bukan siapa-siapanya bahkan namanya saja ia pun tidak tahu.

Ia punya alasan sendiri mengapa melakukan ini.

Dengan memantapkan hatinya ia melangkah maju membuka pintu tersebut. Ia sudah memilih maju dan tidak ada jalan mundur baginya.

Dia melihat seorang pria yang berumur sekitar 30an sudah duduk di tepi ranjang, ya meskipun sudah tidak terlalu muda tapi pria yang dipilihkan Mitha tidak buruk2 banget.

"Hei kau sudah datang gadis--ahk sebentar lagi kegadisan mu sudah hilang"

"Kemarilah"

Katanya yang membuat Clara  melangkah maju. Demi Bayu, Clara.

Diberikannya senyuman tipis kepada pria tersebut,kini ia sudah berada dihadapan pria tersebut.

"Nama ku Jonathan,aku ingin saat kau klimaks nanti kau menyebut nama ku"

"Baik jo"

"Ohh indah sekali suaramu manis"

Dan kini pria tersebut berdiri memeluk pinggang Clara dan mendaratkan sebuah ciuman.

Dibaringkannya tubuh Clara di atas ranjang dan pria tersebut hendak membuka pakainnya saat sebuah suara mengagetkan mereka berdua.

Dilihatnya pria yang tadi digodanya kini sudah berada dihadapnya membuat Clara bingung,sedang apa dia.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: May 26, 2016 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Accident Where stories live. Discover now