Cast : Lee Jonghyun
Gong Seungyeon
Bae Suzy
Jingoo
L
Seolhyun
And another cast
Genre : romance, entertain, and other
***
Setelah resmi bercerai dalam acara variety show We Got Married. Gong Seungyeon dan Lee Jonghyun menjalani hari mereka dengan kes...
추운 겨울이 지나고 따사로운 햇살이 날 비출때 jon gyo uri jina go ta sa roun hessali nelbijolte
그대를 만났죠 keudereul mannatjyo
하늘빛 코트를 입은 그대의 그 미소를 본 순간 haneulbit koteureulibeun keude ei keumisorreul beonson-gan
첫눈의 반했죠 Start (my) Love story jotnunei banhetjyo Start (my) Love story
수줍어 빨개진 얼굴 sujubeo palgejin eolgul
날 담은 예븐 두 눈 nal dameun yeobeundunun
난 사랑에 빠져 Falling in your eyes nan sarange pajyo Falling in your eyes
그대와 내가 만난 건 geudeua nega manan-gon
기적일 거라는 이 마음 gijokil garaneun imaeum
우리의 소중한 uri-ei sojunghan
인연에 감사해요 inyeone gamsaheyo
행복했던 시간들 Hengbokhettdon ssigandeun
꿈만 같은 순간들 모두 kongman geteun songandeun modu
내눈에 가득 담아서 Nenune gadeug damaseo
곁에 함께 할게요 gyeote hamke halkeyo
언제나 추억 속에서~ Thank you my love eonjena jueon sokeseo ~ Thank you my love
Suara merdu jonghyun dan seungyeon menggema dalam ruang kamar seungyeon sejak tadi malam. Lagu yang dibuat khusus untuk seungyeon semakin membuatnya susah untuk melupakan jonghyun. Gadis berusia 23 tahun itu hanya bisa mengenang masa-masa indah bersama jonghyun. Dia sungguh tidak mengerti apa yang ayahnya pikirkan. Mengapa dia disuruh segera bercerai dalam acara variety show terkenal we got married. Padahal seungyeon sudah sangat nyaman dengan jonghyun.
Flashback on Suara ponsel milik jonghyun dan seungyeon berdering secara bersamaan. Mereka segera mengangkat telpon masing-masing. Seungyeon "yebboseyo... appa wae??"
"Anni... neo eoddiya yeonie??" terdengar suara dari seberang telpon.
"Aku bersama jonghyun oppa. Kami sedang makan di luar appa, wae??" Seungyeon sedikit penasaran.
"Bisakah kau pulang malam ini ada yang ingin appa bicarakan denganmu"
"Nde appa..."
"Arra, appa tutup telponnya. Makan yang banyak uri seungyeonnie"
Disisi lain, jonghyun masih menerima telpon yang sama dari appa nya.
Jonghyun "Yeboseyo .. appa tumben menelpon jam segini" canda jonghyun.
"Aiishh... anak ini.. bisakah kau besok ke busan. Appa ingin bertemu denganmu. Ada yang ingun appa bicarakan" jelasnya pada jonghyun.
"Wae appa. Tidak bisakah bicara ditelpon appa???" Tanya jonghyun yang mulaj sedikit penasaran.
"pergi saja ke busan. Apakah kau tidak merindukan orang tuamu??"
"Arraseo. Bolehkah aku membawa seungyeon ke busan appa" senyum jonghyun ketika mengatakannya.
"Anni. Kau harus pergi sendiri arra?? Tegas appanya pada jonghyun yang sedikit kekanak-kanakan.
"arraseo arraseo... " jonghyub pasrah karena tidak bisa pergi bersama seungyeon.
Telpon dari siapa tanya seungyeon yang lebih dulu mengakhiri telponnya.
Ahhh... tadi appa menyuruhku ke busan besok. Katanya ada yang ingin dibicarakan.
Appa juga menyuruhku untuk pulang malam ini ke rumah.
Entahlah mereka tidak terlalu memikirkan hal tersebut. Setelah selesai makan mereka langsung pulang mengingat jam sudah larut malam.
Dengan baju yang senada. Jonghyun dan seungyeon keluar bersama-sama. Mereka sudah tidak malu lagi jalan berdua diluar acara WGM yang mempertemukan mereka.
Hoppla! Dieses Bild entspricht nicht unseren inhaltlichen Richtlinien. Um mit dem Veröffentlichen fortfahren zu können, entferne es bitte oder lade ein anderes Bild hoch.
"Kau akan pulang ke rumah appa malam ini kan?" Jonghyun mencoba memecah keheningan di dalam mobil yang di kendarainya.
"Nde. Aku akan menginap disana malam ini" seungyeon memegang tangan jonghyun seperti yang sering dilakukan jonghyun.
Sesampainya di rumah orang tua seungyeon. Jonghyun langsung pulang. Di perjalanan dia merasa aneh. Ada sesuatu yang menjanggal di hatinya entah apa itu.
"Kau datang" ayah seungyeon menyambut anak semata wayangnya yang sangat ia sayangi.
"Eohh appa. Apa yang ingin appa bicarakan?" Seungyeon penasaran apa yang ingin ayahnya bicarakan.
"Ahhh... istirahatlah dulu kau pasti lelah seharian syuting. Besok saja kita bicarakan" saran seungyeon appa yang melihat raut wajah seungyeon yang terlihat lelah.
"Nde appa" jawab seungyeon langsung masuk ke kamarnya dan merebahkan tubuhnya yang terasa berat.