Jika ingin pelangi, hadapilah hujan -unknow-
gadis yang imut itu Delfia, sejak tumbuh sedikit dewasa dia biasa di panggil dengan sebutan "Del". Dia seorang pendiam pemalu, tapi dibalik diam dan malunya, dia gadis yang rajin smart dan cantik.Belum ada lelaki yang berhasil menyentuh hatinya karena dia memang tak ada niatan untuk membuka hati kepada siapapun, cukup sulit untuk mendapatkannya, karena kependiamannya yang membuat lelaki penasaran akan isi hatinya, maka tak mungkin lelaki tidak mendekatinya.
Delfia tinggal di paris prancis, dia mulai tinggal sejak lulus dari bangku SMA, kota yang indah dan sejuk itu adalah impiannya dari kecil.
Rumah bertingkat tidak terlalu mewah namun bergaya classic itu tempat tinggalnya, rumah itu milik ayahnya yang dulu kuliah di prancis.
Terlihat sedang berbaring di atas kasur dengan rambut kuncir kuda dan celana pendek baju kecil seperti pakaian anak rumahan di jamannya, di temani seekor kucing yang berwana kuning terang dan bulu yang cukup lebat di permukaan tubuhnya terlihat menggemaskan.
Dia sangat suka akan salju, setiap musin dingin tiba, dia keluar rumah untuk menikmati indahnya butiran butiran salju, dia tak memikirkan suhu dingin dikala itu, dia tetap berdansa sendiri layaknya seorang putri salju, dia menghiraukan orang orang yang melihatnya, sudah banyak orang yang menganggap dirinya itu tak waras, karna keluar rumah di suhu setinggi itu.
Baginya salju adalah sebuah fenomena alam yang sangat indah dan sayang untuk di lewat kan.
~~~
Paris, 14 maret 2006.
04.00 AM
rangga baru terbangun dari kasurnya, dia tinggal di salah satu apartemen mewah di kota paris.
Rangga segera membereskan tempat tidurnya,lalu dia pun mandi, rangga tidak mau tertinggal satu haripun untuk melihat matahari terbit kesukaannya, karena baginya matahari terbit itu adalah harapan bagi semua orang.
Selesai mandi dia pun langsung menuju ke suatu bukit, untuk melihat "sunrise" yang tidak pernah dia lewatkan, sesampainya disana dia duduk di bangku yang biasa ia duduki sambil berharap seseorang yang masih menyangkut di dalam hatinya kembali. Ia terus memandangi langit yang sedikit sedikit mulai berubah warna.
~~~
Pagi mulai berganti siang,rangga sedang mencari restoran untuk tempat makan siangnya.
"Georges & Le Saut du Loup"
Restoran ini yang di pilih oleh rangga, dua tempat yang sangat unik ketika datang untuk menikmati minuman yang baik. Dengan Georges terletak di atas Centre Pompidou dan Le Saut du Loup terletak di Tuileries Gardens terkenal, ini besar bar membuktikan bahwa orang yang datang dapat mencampur budaya dan minum dengan mudah dan sempurna seperti mereka mencampur koktail mereka. Lingkungan kedua tempat besar dan pengunjung dapat bersantai dan menikmati pemandangan dari kedua tempat.
