the day

20 5 0
                                        

"Bagaimana kalau kemping?" Paman Ekuv mengusulkan.

"Baiklah! Kemping!!! Aku belum pernah kemping paman!! Ayo kita pergi!" zuzu berteriak kegirangan.

"Apa benar kita hendak kemping? Tapi dimana?" aku bertanya. Aku senang bisa pergi kemping dengan paman. Kami hanya perlu menentukan tempatnya. Paman sudah berpengalaman pergi mendaki gunung.. Kemping dan kegiatan adventure . kami semua berkumpul diruang keluarga. Ya, ini adalah musim panas, kami hendak menghabiskan waktu libur kami untuk berkemping.

"Bagaimana kalau di zzevla?" paman Ekuv mengusulkan tempat kemping.
"Zzevla itu apa?" Moyji si gendut tukang penasaran baru saja muncul.
"Zzevla itu dimana?" aduh, beginilah keluarga ku. Setiap ada usulan atau sebuah kata yang asing bagi mereka, maka semua akan bertanya sampai mendapatkan jawabannya. Bahkan aku sampai pusing, tak bisa mendengarkan satupun kata yang jelas, karena mereka semua berbicara. Dan ketika itu.. Penyelamat selalu datang....

"Tenang semuanyaaaaa!!!!!!"
Nenek! Nenek lah yang selalu menyelamatkan kami yang hampir tenggelam dari pertanyaan-pertanyaan kami sendiri. Dan saat itu semuanya diam. Nenek lah yang akan bertanya kepada paman Ekuv sekarang.

"Zzevla itu dimana dan apa itu?"
Semuanya benar-benar diam ketika nenek mulai bicara. Nenek lah yang berkuasa dikeluarga ini. Anak-anak duduk rapi di atas karpet, para paman dan bibi berdiri tegap dibelakang anak-anak. Dan kakek, tetap duduk di kursi pribadinya dengan memegang tongkatnya selalu, menyipitkan mata yang sudah buta setengah, lupa dimana meletakkan kacamatanya. Nenek seakan menjadi ratu inggris dirumah kami. Dia seperti Queen Elizabeth keluarga Etnor. Ketika semuanya sudah berbaris seperti itu, seakan sudah ada karpet merah didepannya untuk tempat berjalan menuju paman Ekuv yang sedang duduk rapi .

"Jika tempat itu kotor dan tidak aman, maka aku tidak memperbolehkan cucu-cucuku pergi kesana, jika tidak, mereka akan pulang dengan badan yang bau dan baju yang kotor! Rumahku bisa kotor sekali!!"
Meskipun nenekku berkata sedikit kasar, dia adalah nenek yang menyenangkan, lucu, dan baik. Setelah nenek berkata begitu kepada paman, kami semua tak tahan kegelian menahan tawa yang hampir tumpah menyirami nenek. Terkadang jika kami semua tertawa, nenek pun ikut tertawa dan lupa apa yang akan dia katakan . Sungguh, dia itu adalah nenek terlucu yang pernah ada.

"Emm.. Ibu, begini.. Zzevla adalah ...-"
"Hoii!!! Semuanya dengarrrr!!!!!" Paman Kenu, dia adalah ayahnya Zuzu, ia selalu saja sok tegas seperti nenek, dan orang hanya tidak mau mendengarnya. Dan kami hanya diam sendiri tanpa disuruh.
"Hehh...oke, Zzevla adalah suatu tempat yang masih alami.. Disana ada tempat perkempingan, sebenarnya Zzevla adalah nama hutan dekat perkempingan itu.. Jadi Zzevla itu adalah hutan perkempingan! Disana sangatlah indah! Ada aie terjun, pepohonan.. Sungai dan tenpat piknik! Bagaimana....??? " ohh tolonglah lah Paman Ekuv... Kenapa dari tadi kau hanya mengatakan 'bagaimana-bagaimana...' aku sudah mulai jengkel dengan kata ituuu...! Aku menghela napas.

"Hoaahh... Pasti sangat indah! Ayo kesana paman!!!" Zuzu kembali mondar-mandir, meloncat-loncat karena kegirangan. Wajar saja, umurnya masih 8 tahun. Sepupuku berjumlah 10 orang, ditambah aku menjadi 11 orang cucu dari keluarga Etnor. Dari 6 paman dan 5 bibi. Ditambah kakek dan nenek. Dan juga orangtua ku. Keluarga kami ramai. Aku suka sekali. Dirumah ini tidak pernah sepi, yaa itu karena kami semua tinggal dirumah ini, bersama-sama. Jika sudah masuk hari libur, maka kami akan gila-gilaan dirumah sampai yaa.. Nenek marah..

"Bagaimana nek, kami boleh pergi?" aku bertanya pada nenek.
Nenek diam sebentar untuk berpikir, Kami duduk tenang menunggu jawabannya.

"Baiklah.."

Horeeeeeeeee!!!!!!!!!!!! Semua bersorak. Padahal kan yang pergi hanya anak-anak saja..

"Baiklah anak-anak, kita pergi besok lusa, jam 7!! Persiapkan diri kalian oke!" Paman Ekuv juga tak kalah senang. Yang akan pergi kemping adalah, aku, Moyji, Zuzu, Sebastian, Tera, dan peepee. Yang diperbolehkan ikut hanya anak diatas 8 tahun. Sebenarnya nenek memutuskan yang boleh ikut diatas 10 tahun, tetapi karena Zuzu mulia mengeluarkan tangisan supernya, maka nenek memperbolehkannya.Umurku 15 tahun, untungnya, Sebastian seumuran denganku. Lalu, Moyji berumur 12 tahun, Zuzu 8 tahun, Tera 13 tahun dan Peepee 10 tahun. Peepee itu pendiam dan sedikit tidak menyenangkan, tetapi dia itu pintar dan tanggap.
Kalau Moyji.. Dia itu suka makan. Dia itu imut sekali ketika marah. Tera itu adik kandungku, tetapi ia hanya sedikit sombong, itupun ketika bangkit saja. Lalu Sebastian. Dia itu hebat, pintar kuat dan segalanya.. Dia itu memang yang perfect..

***=====

The day
Ini lah harinya! Akhirnya kami pergi kemping!! Sudah lama aku tunggu-tunggu sejak kemarin lusa, sampai-sampai aku tidak bisa tidur.
Aku sudah lama siapkan semua peralatan yang akan dibawa kemping.

Jam 7.00. Kami berangkat ke

Zzevla
============================
Readers, sorry ya, kalo byk typonya.. Hehe soalnyo ngetik hape... Trus bisanya cuma malem.. Sorry ya guys.. Keep reading and vote kay! :*

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Apr 18, 2016 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

ZzevlaStories to obsess over. Discover now