Persis seperti gadis bodoh,ah tidak ini bahkan terlihat seperti gadis idiot dengan seragam putih biru dan kaos kaki bola berbeda warna,rambut di kucir seperti kuda,ikat pinggang menggunakan rafia,topi dari ember,tas karung dan atribut lainnya yang sangat meyakinkan bahwa ia bukan gadis waras. Tara Vallenchia ,memaki dirinya sendiri sambil bercermin di depan kaca "oke tara santai,lo tetep cantik kok" ujarnya sendiri lalu tersenyum,namun sedetik kemudian wajahnya terlihat datar tanpa ekapresi. "Arrrgghh siapa yang bikin aturan mos harus seperti ini !!" Tara menggeram kesal .
"Tara,turun sayang mama udah siapin sarapan" seorang wanita paruh baya meneriaki anak tersayang nya.
"Iya ma" ujar tara lalu megantongi handphone nya dan menuruni anak tangga,seperti nya ia sangat terbiru buru sampai menuruni dua anak tangga sekaligus,mamanya tersenyum melihat tingkah anak nya yang masih seperti anak kecil.
"Papa mana ma ?" Tanya tara sambil memasukan nasi goreng ke dalam mulutnya, " papa ada metting jadi berangkat lebih pagi sayang" ucap mama nya lalu pergi ke dapur, "yahhh terus tara berangkat sekolah sama siapa dong?mama yang nganter ya ? Pinta tara dengan wajah memelas ,mama tara kembali sambil membawa susu dan di letakan di atas meja ,tara meneguk nya lalu beralih kembali ke mamanya "mama ga bisa sayang soalnya mama ada arisan nanti" terlihat garis kekecewaan di wajah tara "yaudah deh tara naik taksi aja,eh jam berapa ini?" Tanya tara lalu melihat arloji yang melingkar indah di tanganya "waduhhh tara bisa telat nih" tara lalu tergesa gesa mengambip tas karungnya lalu bersalaman pada mama nya "ga di abisin dulu sarapan nya sayanng?" Tara yang sudah tengah berlari dan berada di ambang pintu berbalik "engga ma,nanti tara makan di kantin aja" ujarnya setengah berteriak dan sedetik kemudian ia hilang di telan pintu.
"Duhh,kapan si jakarta ga macet lagi,kalo gini gue bisa beneran telat.telat di hari pertama ?ohh nooo!!" Supir taksi yang sedang mengendarai taxi nya menggeleng heran dengan pakain yang tara pakai.
"Pak bisa lebih cepet ga ?saya hampir telat nih" protes tara pada supir taxi itu "ga bisa neng ini macet banget" ujar pria yang kira kira sudah berumur setengah abad itu. "Yaudah deh pak,saya turun di sini aja" setelaj melihat agro biaya taxi nya tara langaung berlari keluar dan mencari ojek terdekat.
"...kamu di suruh nyanyi gitu aja ga bisa.di sini ga ada yang ga bisa semua harus bisa" ujar seorang pria berparas tampan namun terlihat sangat galak saat ini ,namun tak mengurangi kapasitas ketampananya. Yang di yakini tara itu adalah ketua osis. 'Mati gue pake acara telat segala,mana tu orang kayanya galak lagi' tara membatin.
Dengan segenap keberanian yang tara miliki ia menghampiri ketua osis itu sambil menunduk,seluruh perhatian siswa di sini oleh gadis berparas cabtik nan manis ini,ada yang menatap kagum dan sebagian siswi perempuan menatap sinis.
"Maaf kak saya telat" tara terlihat sangat gugup dan sedikit takut. "Kamu tau ini jam berapa ?!" Tanya kakak itu sesikit membentak,"jam 7 :30 kak" jawab tara ," itu artinya apa ?kamu telat !! " ketua osis itu kembali membentak tara,namun tara terlihat biasa saja walau sebenarnya ia sangat gugup.
"Siapa nama kamu?" Tara mendangakan kepalanya dan mulai berani menatap wajah ketua osis itu,sedikit tersenyum dan memperlihatkan dua lesungpipit yang dimiliki tara. "Nama saya Tara vallenchia,pin bb saya 576GDAF6 ,id line saya vallenchia_tara dan saya tinggal di.... " ucapan tara terputus karena ketua osis menyebalkan ini memotong omonganya "saya gak nanya pin ,id dan alamat kamu.yang saya tanya hanya nama,sekali lagi nama!" Entah mengapa tara mulai jengkel tengan ketos ini .
"Sebagai hukuman karna kamu telat kamu harus bernyanyi,bersama pria itu " ketos lalu menunjuk pria yang berdiri tak jauh darinya "sama dia kak ?" Tanya tara meyakinkan ?" Tetos itu mengangguk "karna kalian berdua sama sama telat jadi harus bernyanyi!!" Tara tidak lagi berani menjawab,dan mendekat ke arah pria itu dan mendiskusikan lagu apa yang akan mereka nyanyikan,tadinya pria itu enggan menyanyi sendirian dengan alasan malu kini ia berani,dan mulai bernyanyi bersama tara menyanyikan lagu 'aku yang tersakiti' -judika.
'Semoga acara ini cepat berakhir' ujar tara membatin.
.
MAAF YA KALO ADA TYPO ATAU KURANG MENARIK,JANGAN LUPA VOTE YA :)
YOU ARE READING
LOVE STRANGER
RomanceAku tau aku bukanlah wanita yang dia inginkan,aku hanyalah seorang gadis lemah yang selalu mencintai dia,menunggu dia jatuh cinta padaku . Meaki terdengar tidak mungkin tapi aku sungguh menginginkan hal itu terjadi. Aku tidak berharap dia menjadi mi...
