burung tak bersayap

57 3 1
                                        

Apa kalian pernah berpikir bagaimana rasanya di surga , dari dulu aku berpikir kalau tidak ada tempat yang bernama surga , sampai aku bertemu dengannya.
Ibuku meninggal karena kecelakaan lalulintas dan ayahku bunuh diri karena utang yang belum lunas dan aku tertinggal sendiri di dunia ini , bagiku dunia ini seperti neraka tapi aku masih harus tetap hidup , " hei lihat anak itu " kata seorang anak di sebrang jalan , " yang itu , aku dengar ayah dan ibunya meninggal kasihan ya " kata seorang anak , " tapi dia menolak untuk tinggal di rumah paman dan bibinya kenapa ya ?! " kata seorang anak ,
" mungkin dia lebih suka sendiri " kata seorang anak , ini bukan kemauan ku tapi aku terpaksa melakukannya aku ingin mewujudkan mimpi ayah , ibuku.
10 tahun ke depan umurku sudah 16 tahun dan aku masih tetap tinggal sendiri tapi aku mempunyai teman yang menjengkelkan , " met pagi Andrian ! " Alvin,Alvis , " pagi.... " Andrian , " Andri kamu cakep banget pagi ini kamu ganti gaya rambut kan ?! " Alvis , " tidak pasti karena sepatu barumu iya kan ?! " Alvin , " cepat kerjakan pr kalian dasar duo berengsek " kata ku sambil menyerahkan buku pr ku , " kami berutang budi pada mu " Alvin,Alvis , meraka adalah kembar dari keluarga Aldrich mereka benar-benar menjengkelkan , tapi ini lebih baik dibandingkan saatku masih kecil , hari ini pun adalah hari yang biasa ,
" percuma saja aku mengerjakan pr , gurunya tidak datang juga , huh! " kataku sambil duduk di taman sekolah , " hei bisa mintah tolong... " , entah kenapa saat aku melihatnya aku merasa ada yang sepesial tentang nya .

Cat :
Halo maaf ya kalau kepanjangan 😅 , dan mohon maaf kalau membosankan tapi tetap vote ya !
Jangan lupa baca cerita ku yang lain , judulnya answer 😁

LightTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang