Aku hanyalah lelaki biasa yang banyak kekurangan, hanya bisa merepotkan, dan kadang tak mengerti apa yang harus dilakukan
Suatu ketika kamu menyuruhku untuk menjauhinya, dan aku pun menuruti kata katamu. Tetapi kenapa saat setelah kau mengatakan untuk aku menjauhinya kau malah asyik berbicara dengan seorang lelaki.
Aku hanya bisa diam, dan membiarkanmu. Aku akan menjaga perasaan ini sendiri saja. Aku ingin mengingatkanmu, tetapi nanti pasti kamu berpikir bahwa aku kekanak-kanakkan.
Bukannya aku melarangmu dekat dengan siapa saja, tetapi jagalah perasaan seseorang yang benar-benar mencintaimu ini. Kau begitu akrab dengannya, dan aku sering melihatmu tertawa karena leluconnya.
Aku selalu merasa ketika kau dengannya dan denganku sangatlah berbeda. Tapi aku hanya memendam semua ini. Biarkanlah hanya aku yang menderita.
