Seorang gadis cantik berusia pertengahan dua puluhan melonjak berdiri dari kursinya dan bertepuk tangan keras keras.hatinya begitu gembira ketika mendengar nama bobi dan kawan kawan di sebut oleh panitia festival musik nasional sebagai juara utama.
Dengan satu gerakan cepat,prilly mencari cari kamera polaraoid kuno di dalam taa dan mengabdikan poto anak anak itu tepat pada saat penyehan piala.prilly sibuk mengibas ngibaskan kertas putih yang keluar dari bibir kamera menunggunya kering.beberapa saat kemudian terlihat hasil jepretanya.wajah bobi dan kawan kawan penuh senyum.jelas terlihat sekali mereka bahagia.air mata prilly menetes tanpa di cegah..
Tak sia sia dua bulan terakhir ia rela bolak balik berpuluh puluh kilometer dari rumah ke panti asuhan asih lestari,tinggal demi membabtu mereka menyiapkan diri di ajang lomba ini.
Dan tak di sangka mereka menjadi juara utama.
"Kak prilly!kak prilly!"
Mereka berbondong bodong menyebut namanya.
"Kami menang!kami menang!"
Anak panti asuhan itu mengelilingi prilly dan satu per satu memeluk prilly bergantian
"Kak,yuk kita rayakan kemenangan ini!"celetuk bobi tiba tiba.di susul dengan anggukab teman2 lain
"Boleh,bob.mau rayakan dimana?"
Semua sibuk berpikir.
"Di panti mutiara aja!"ujar jena "kita main air di sana sampai sore!"
"Ayo!ayo!"sambunng dolly antusias.
Prilly membuka mata,kemudian menyentuh tas oren nya yg tersampir di bahunya lalu membukanya.ia mengambul sebuah foto foto bobi dan kawan2 yg ia ambuk saat menyerah kan piala festival musik nasional dgn jari2 mungil nya,ia menyetuh foto itu.air matanya kembali menetes.
Hei,ali,aku udh tepatin janji ku.foto foto ini buktinya.apa k mu bisa melihat juga?
Ia memasukkan kembali foto itu itu ke tasnya.
Tanganya terangkat seolah ingin menggapai langit.mata bulat nya menyipit karena sinar matahari masih menyilaukan.gadia itu menghela napas dan menurunkan tanganya.
"Apa kabarmu diatas sana?baik baik saja bukan?"ucapnya lirih"aku juga baik baik saja disini.aku merindukan mu."
Mendadak tubuh nya terasa lelah.ia kembali berjalan ke pinggir pantai dan melemparkan tasnya ke sembarangan tempat.kemudian merebahkan tubuh munggil nya di atas lapisan pasir yg hangat.mata bulat nya terpejam.
Ali,sudah 5 tahun sejak peristiwa itu berlalu. dan selama itu pula aku selalu mengingat siapa diri kita.aku juga tak pernah kehilangam harapan sedikit pun...
Bagaimana dengan mu?
Masih ingatkah kamu tentang janji hati?
(Hehehe,maaf yah ceritanya baru sedikit!maklum baru buat...
Oh iyaa maaf yah cerita berbeda dari aslinya
Amanda nya diganti jadi prilly dan dava nya di ganti sama ali..
#semoga suka cerita aku yahh)
