Want You.

31 6 1
                                        

Sifat dan kebiasaan tokoh.
-Salsabila Putri : Cewek baik hati, yang sering di panggil dengan nama Putri ini, adalah cewek yang sopan kepada semua orang, sederhana dan tidak sombong.
-Ahmad Nur Hidayat : Cowok yang memiliki tinggi 160cm ini, mempunyai six sense, selain itu, Ia juga memiliki teman yang tidak semua orang mampu melihatnya.
Cassie Margaretha : Cewek cantik, yang sering di panggil dengan nama Retha ini, sangatlah sombong. Meskipun dia tidak pernah memamerkan barang yang baru Ia beli, tetapi Ia sering mengancam siapapun yang mengetahui rahasianya. Ia selalu mengatakan, Ia berhak berbuat apapun, karena dia adalah anak dari pemilik yayasan di kampusnya. Gengnya bernama The Purple's.
-Anjani Marcella : Salah satu anggota di geng The Purple's. Cewek yang pikirannya selalu di bawah standar ini, suka yang namanya permen. Dimanapun dia berada, dia selalu memakan permen itu. Kecuali di dalam kelas dan kamar mandi. Cewek cantik namun sedikit lemot ini, senang membuly semua anak yang mereka [geng The Purple's] rasa menjadi saingannya. Entah apa yang ada di pikirannya.
-Sandi Nugroho : Cowok yang memiliki tinggi badan 185 cm ini, suka dengan olahraga basket. Ganteng, rapi, rambut yang mirip dengan Billy Davidson ini, siapa yang tidak mau dengannya. Para cewek yang ada di kampus merasa terpesona dengannya. Namun, mereka tidak suka ketika melihat Sandi bersama sang kekasih.
-Nanda Dozan : Teman dari Sandi Nugroho ini, pernah di tolak oleh beberapa cewek yang Ia taksir, termasuk Marcella. Kata Marcell, Dozan itu bukan tipenya. Entah apa yang ada di pikiran Marcell, padahal Dozan itu ganteng, tinggi badan 183 cm, jago basket. Tapi, kenapa Marcell menolak Dozan? Hufftt cewek aneh.
- Pak Budi : Ayah dari Salsabila Putri. Beliau sangat mendukung anak sulungnya itu. Beliau tidak putus asa, meskipun beliau memiliki kekurangan. Ya!!! Pak Budi memiliki kekurangan, Ia tidak bisa melihat dunianya. Ia tidak bisa melihat wajah sang anak, setelah kejadian tersebut terjadi pada keluarganya.
.
Masih banyak lagi, tokoh dalam cerita ini. Ikuti ceritanya berikut ini......
.
.
.Part 1....
.
.
.
.
"Putri, kamu tumben udah dateng." Lia duduk di sebelah Putri. Gadis berambut panjang dan berhidung mancung ini, tampak ceria.
"Ahahaha kamu itu ya. Tiap hari kali, aku berangkat lebih dulu dari kamu. " Sahut Putri. Ia hanya tertawa kecil.
"Hehhehee.... Put, aku minjem tugasnya dongggg." Lia meminta buku tugas milik Putri.
"Kamu mau nyalin tugas aku ya?, dasar kamu itu ya, kebiasaaan deh." Putri pun mengambil sebuah buku yang bergambar gitar, dari dalam tasnya yang berwarna abu-abu tersebut.
Saat Lia sedang menyalin tugas dari Putri, rasa penasaran Putri pun muncul. Membuatnya harus bertanya kepada teman satu bangkunya itu.
"Yayaya.... Kamu tau gak, cewek itu siapa? Kok kayaknya, gak sopan banget sih?" Ia memegangi pundak Lia.
"Cewek yang mana Put?" Tanya Lia kembali.
"Itu loh, yang duduk sama cowok itu. Namanya siapa sih?" Tanya Putri penasaran. Seraya menunjuk dua pasangan yang sedang bermesraan.
"Putri, jangan nunjuk ke arah mereka. Kamu mau, di bully sama Retha!!" Jawabnya lirih.
"Oh, namanya Retha, emang kenapa sih Li? Emang dia anak dari kepala sekolah ini apa? Ngapain harus takut?" Tanyanya kembali.
"Dia itu Cassie Margaretha. Anak dari pemilik yayasan di kampus ini. Semua anak di kampus ini takut kalo berurusan sama dia. Dia gak segan-segan bikin orang itu keluar dari kampus ini, bahkan sampai celaka." Jawabnya dengan detail.
"I wish, you do not have a problem with she." Ujar Lia. Ia pun melanjutkan tugas yang ada di depannya.
Putri diam sejenak. Matanya sambil menatap kedus pasangan itu. Entah apa yang ada di pikirannya, hingga akhirnya.....
"Heii. Ngapain lu liatin pacar gua?" Pertanyaan itu, membuyarkan lamunannya.
Putri pun mencoba untuk menengok ke arah belakang, siapa tau, cewek yang menurutnya freak ini, sedang berbicara kepada orang lain.
"Gua itu bicara sama elu." Ujar Retha sambil menarik tubuh Putri ke tembok.
"Putri!!" Teriakan Lia membuat semua mata tertuju padanya.
Putri hanya bisa terdiam, memegang dadanya yang terasa sesak.
"Maksud elu apa? Liatin cowok gua? Elu suka sama dia?" Tanyanya penuh rasa amarah.
"Lepasin tangan elu!!" Putri mencoba melepas tangan Retha yang berada di krah bajunya. Namun sayang, genggamannya sangat kuat.
"Gua gak bakal ngelepasin cewek yang berani sama gua. Ngerti gak lu!!" Ujarnya sambil menatap tajam kedua mata Putri.
"STOOOPPPPP" Seseorang melerai kedua cewek itu.
"Kalian berdua ini apa-apaan sih? Mau jadi jagoan? Kalian berdua, ikut bapak ke ruangan bapak." Dosen menyuruh Retha dan Putri mengikutinya.
Kelas yang awalnya ramai, sekarang sudah kembali seperti semula.
.
.
.
.
.
Apa yang akan terjadi? Baca terus cerita selanjutnya.

Want You.  Where stories live. Discover now