Malam hari saat hujan turun aku terbenung dalam tekanan kekasih ku yang aku sayang. Sampai diri ku meneteskan air mata
Tok tok tok..
terdengar suara ketukan pintu, aku pun menghapus air mata ku yang menetes.
Ku buka pintu kamar ku dan ku lihat itu adek ku ferdi, dia masih kelas 3smp
"Kakak...udah udah makan apa belum, kita turun yuk kak makan bersama" ajakan adek ku untuk turun
"Iya ya sebentar..kakak cuci tangan dulu" kata ku sambil pergi menuju kamar mandi.
Aku atau sedih apapun aku akan tetap senyum dan tertawa untuk menutupi semua yang terjadi pada ku karna aku tidak ingin banyak orang yang tau tentang aku dan semua.
Ayah dan ibu tidak pernah tau apa yang terjadi pada ku karna aku tidak mau membuat mereka sedih.
Ayah, ibu maafkan aku yang selama ini mengecewakan kalian, aku sayang kalian, aku berani mengorban kan apapun demi kalian yang aku sayangi.
Selasai makan aku menuju kamar untuk istirahat ku rebahkan tubuh ku diatas tempat tidur aku kembali tediam dalam kesedihan
Tring tring tring...
Ponsel ku berbunyi dan ku mencari aku berfikir untuk melihat pesan di ponsel ku, dan tertulis nama "the boy's" aku melihat isi dalam pesan itu dan tertulis
The boy's:
Aku sudah bilang sama kamu jangan pergi ketempat ku bekerja aku tidak suka kamu dikenal oleh teman-teman, apa kamu tidak mengerti juga apa harus dengan cara lain aku memberi tau kamu...!!!
Aku pun diam dan tak membalas pesan dari dia.
"Oh..tuhan tolong lah aku hapuskan rasa cinta ku.aku pun ingin bahagia walau tak bersama dia..." bunyi telfon ku jika ada pangilan masuk
"The boy's"
Aku fikir ada ap dia telfon ku..?selama berpacaran baru ini dia telfon..?
"Hallo" kata yang ku ucap
"Dari mana kam !!dari tadi telfon baru kamu angkat!!" dengan kata yang kasar dan marah
"The boy's" dia cowok ku namanya Rudi dia bekerja di perusahan ternama dia seorang arsitek, aku bisa kenal dia dan pacaran sama dia karna teman ku berteman dengan dia.
"Maaf maaf aku tadi lagi makan apa kamu gak tau ini, juga udah malam kenapa kamu marah-marah terus bisa gak bicara tanpa otot" ketus ku saat dia over protektif terhadap ku.
"Maaf apa kamu pikir kamu itu gak punya salah, sudah ku ingat kan berulang kali tapi apa yang kamu lakukan!!" amarah nya pun semakin buruk
"Sudah aku mau tidur" ku tutup telfon ku matikan ponsel ku.
Aku sudah tidak kuat apa yang selama ini lakukan pada ku selalu membuat sedih membuat ku tidak nyaman.
* ini karya ku yang pertama maklumi aja yah...hihihi*
28 Januani 2016
KAMU SEDANG MEMBACA
Cerita
RandomIni kisah hanya karangan ku saja bukan mengkopy paste cerita orang ini juga ada kisah ku sendiri yang selama ini aku jalani dan aku lakukan kisah ku akan segera ku mulai...:)
