Perkenalan

21 2 1
                                        

Menghitung waktu demi waktu yg berlalu, detik demi detik yg ku lalui tlah kulakukan sepanjang hidupku, aku takut tk diberi kesempatan lg untuk melihat sinar matahari, indahnya rembulan dan orang-orang yg aku sayangi..

"Siapkan alat pengejut jntungnya"

"Baik dokter"

"Siap 1,2,3"

Dokter mengejutkan jantung seorang gadis yang sekarat.

"Tak ada respon dokter"

"Tambah voltnya!"

"Baik"

"Siap 1,2,3"

Suster menggelengkan kepalanya

"Tambah lagi voltnya!" Perintah dokter dengan nada panik

"Tapi dok.."

"Lakukan saja" teriaknya

"Baik dok"

"Ayolah Chayoung"

Dokter mengejutkan kembali jantung gadis itu dengan tegangan yang tinggi

Suster melihat kearah monitor dan menggeleng kpala kpada dokter. Dokter melihat kearah monitor dan mulai ptus asa, selang beberapa menit kemudian

Duk... Duk...Duk...

"Dokter jntungnya kmbali berfungsi" seru suster

Dokter melihat kearah monitor dan tersenyum.

Pintu ICU terbuka.

"Dokter bagaimana keadaan cucuku?"

"Dia sudah melewati msa krisisnya ia Akan segera sdar"

"Benarkah?"

"Iya" seru dokter

"Bolehkah aku...."

"Tentu, tpi jangan trlalu lma ya kek, krna dia butuh istirahat yg banyak"

"Baik"

Diruang ICU

"Chayoung.. apa kau baik-baik saja? Terima kasih karna kau masih mau berjuang, kakek tau kau sudah lelah berjuang, tpi kakek mohon brthanlah, jika kau tk ada disisi kakek akan Jdi apa kakek didunia ini? Maafkan kakek karna kakek tlah egois mnyuruhmu trus brjuang wlau kakek tau kau sudah sangat lelah, maafkan kakek.... (menggenggam tangan Chayoung)"

Disebuah persmpngan jalan Chayoung brdiri tepat ditengah simpang itu, dimana mobil,motor, dan kendaraan lainnya berlalulalang, tiba tiba datang sebuah truk besar dengan kecepatan yang tinggi hendak menabrak tbuh Chayoung, Chayoung yang tk sempat lari hanya terdiam dan berteriak

"Aaaaaaaaaaa"

Chayoung tk merasakan apapun ditbuhnya ia membuka sela tangannya dan mengintip

"Ooooh.. dimana truknya?"

Ia melihat ke arah tbuhnya namun tbuhnya tak tertabrak ataupun mrasa sakit. Ia menoleh kearah kiri dan knan tapi tak menemukan truk yg tdi hndak mnabraknya. Ketika ia membalikan bdannya ia melihat truk yg tdi hendak mnabraknya hanya berjalan lurus kedepan dengan kecepatan tinggi, ia semakin bngung apa sebenarnya yg terjadi pada tubuhnya.

"Apa yang terjadi? Kenapa truk itu tak mnabrakku? Tdi jlas-jlas truk itu kan menabrak, jangan-jangan aku adalah manusia kebal"

Tutdududu Tutdududu.. senandung Chayoung yg berjalan ditengah kramain, namun semua orang berjalan seperti tak melihatnya dan akan mnabraknya.

"Apa ini? Kenapa semua orang jalan sesuka hatinya? Apa mereka tak melihat.."

Tubuh seorang pria melewati tubuhnya begitu saja. Ia terkaget melihat apa yg barusan terjadi

"Omo!!!! Apa dia baru saja .."

Tubuh beberapa orang melewati tbuhnya dengan sntai sperti tak ada keberadaanya.

"Aaaaaahhhhh......"

Ia berlari sekuat tenaga dan berhenti di sebuah gedung yang terbuat dari kaca. Ketika ia melihat ke kaca ia tak melihat wujudnya dlam kaca itu, Ia berteriak histeris.

"Andeeeeeee.....!!!"





Connected LoveDonde viven las historias. Descúbrelo ahora