Saat aku terbangun dari tidur ku, yang kulihat hanyalah sebuah padang pasir yang terlentang luas. Pemandangan itu sungguh indah sekaligus menakutkan, itu indah karena pasir kuning dan langit biru membentang luas sehingga membentuk pemandangan yang indah, itu menakutkan karena aku hanya sendirian menatapi semua kekosongan ini.
Aku mulai berjalan dan berteriak kesana kemari untuk mencari apakah ada orang lain disekitar tempat ini, namun tidak ada jawaban. Aku pun terus berjalan selama dua hari sampai kakiku terasa mau patah, aku terus berjalan sampai tubuhku tidak sanggup untuk bertahan lagi, akhirnya akupun terjatuh, terduduk lemas karena tidak minum dan makan selama dua hari. Setelah aku terduduk lemas akupun sadar, "SIAPA AKU SEBENARNYA ? DIMANA AKU SAAT INI ? KENAPA AKU BISA DISINI?". Saat aku sadar semua ini, aku telah terlambat karena sebentar lagi "AKU AKAN MATI" itulah yang aku pikirkan sembari menutup mata dan pasrah akan semua ini.
Setelah aku terbangun, aku melihat seorang gadis cantik berambut putih lengkap dengan senjata dan baju zirah modern duduk disampingku sambil merawat diriku. Akupun spontan lansung mencoba berdiri, namun perempuan itu berkata "Tidurlah dulu, keadaan mu masih belum membaik" dengan suara lembutnya dia berkata padaku. Akupun bertanya kepada dia "Dimana aku saat ini ?", lalu dia menjawab dengan wajah sedikit tersenyum "Tentu saja kau ada dirumah ku", aku kembali bertanya "Maksud aku, sekarang aku ada di daerah mana ?", dia justru tertawa mendengar pertanyaan dari ku. "Apa maksudmu tentu saja kita di kerajaan fragvictor ". Akupun terkejut mendengar jawaban dari perempuan tersebut, aku lalu berbicara "Kerajaan fragvictor ?" Dengan nada bertanya ku lontarkan kata-kata itu. Perempuan itu lalu tiba-tiba berdiri dan mengarahkan senjatanya ke arah ku. Akupun mulai panik, lalu perempuan itu bertanya kepadaku "Siapa kau ? Apakah kau mata-mata dari kerajaan bulvos ?". Aku hanya dapat terpaku diam dan bingung sembari berpikir "Apa itu kerajaan bulvos ? Ku rasa aku akan memeriksanya di Handphone ? Tunggu dulu APA ITU "HANDPHONE ?" Kata-kata itu terlintas begitu saja di pikiranku. Akupun mencoba untuk membela diriku karena aku berada pada posisi yang tidak menguntungkan "tentu saja aku bukan mata-mata dari kerajaan bulvos". Perempuan itu kembali duduk tenang sambil berbicara kepadaku "Baiklah aku percaya padamu, aku anggap tadi hanya sebagai candaan, tapi aku akan menghukum dirimu karena telah bercanda dengan seseorang dari keluarga kerajaan seperti diriku, hukuman yang aku berikan adalah agar kau menjadi seorang prajurit yang akan melindungi kerajaan fragvictor sampai akhir hayat mu".
BERSAMBUNG.....
