Majisuka Gakuen belong to Akimoto Yasushi.
Warning! Terdapat kata-kata kasar, terinspirasi dari Majisuka Gakuen 5
***
#1 - Not Rival
Majisuka Gakuen, Yabakune, dan Gekioko. Pada akhirnya mereka bukanlah sebuah rival lagi. Mereka bersatu demi mencapai tujuan yang sama-sama mereka tuju.
Meskipun sebenarnya mereka tidak mengakui, tapi para Mafia brengsek itulah yang menyatukan mereka. –Dengan cara yang tidak dapat diterima, tentu saja.
Gekioko berubah menjadi kawan Majijo semenjak sang Leader –Antonio diselamatkan oleh Leader Majijo –Salt. Dan Yabakune berumah menjadi kawan (lagi) semenjak Yoga rela melawan Mafia brengsek itu demi membebaskan banyak anak buahnya. Bahkan, ia sampai mati ditangan Yakuza.
Demi tujuan mereka yang ingin mereka capai –membalas dendamkan kematian kawan.
Majijo yang tidak terima akan kematian Salt, Bakamono, Minami-san, dan Yoga. Gekioko yang tidak terima akan kematian sang Leader –Antonio, dan sang Vice Leader –Kobii. Yabakune yang ingin membalas budi kebaikan Yoga yang telah menyerahkan nyawanya pada Yakuza.
Demi itu semua mereka memberanikan diri membawa pistol dan menodongkan kepada para Mafia yang telah merebut masa depan mereka.
***
#2 - Last Duet
"Oy Sakura!" Teriak Katsuzetsu ditengah kesibukannya menembaki lawan. Setelah ia berhasil menembak salah satu yakuza yang juga ingin menembak dirinya, ia segera menghampiri Sakura yang tengah kewalahan.
DOR! DOR!
Katsuzetsu menembak dua orang yang hendak menyerang Sakura dari belakang.
"Nani Katsuzetsu?" Tanya Sakura. Nafasnya tersengal-sengal. Namun tidak sedikitpun membuat konsentrasi Sakura membuyar.
"Bagaimana kalau kita duet?" Ucap Katsuzetsu. Ia sedikit tertawa, lalu menembak beberapa orang Yakuza yang hendak menyerangnya. "Sebagai Tim Dontaku dari Hakata, tentunya." Lanjut Katsuzetsu menyeringai.
"Baka janai! Kita sedang berada di tengah-tengah perang!" Bentak Sakura.
Permintaan Katsuzetsu yang satu ini membuat Sakura naik darah. Benar-benar tidak tahu waktu. Dan seketika itu pula, Sakura menembakkan pistolnya dengan cepat ke arah lawan. Kemudian ia mengisi pistolnya dengan peluru yang baru.
DOR! DOR!
Katsuzetsu menembak para Yakuza sialan itu lagi. "Ini bisa menjadi duet terakhir kita lho, Sakura-san~" Katsuzetsu menyeringai lebar.
Sakura menghirup nafas dalam-dalam. Mencoba untuk mengatur nafasnya yang tersengal-sengal.
Memang benar apa yang dikatakan Katsuzetsu tadi. Jika berurusan dengan pistol, ia tidak tahu apa ia akan menang atau tidak. Dan jujur saja, hal yang seperti ini diluar kemampuannya. Ia hanya dibekali oleh niat membalas dendam kematian teman-temannya dan menegakkan keadial bagi para Yankee.
Maka dari itu, mendengar perkataan Katsuzetsu tadi membuat Sakura berpikir ulang.
"Baiklah. Katsuzetsu, jaga punggunggku!" Sakura menyeringai. Kemudian ia melanjutkan aksinya.
"Yosha!! Hakata Dontaku, hajimari ya!!" Teriak Katsuzetsu. Inilah yang ia tunggu. Duet kembali bersama Sakura setelah setahun lamanya.
Sembari menembakkan kedua pistol yang ada ditangannya, Katsuzetsu tertawa bahagia. Ia berpikir, mungkin ini adalah kesenangan terakhirnya.
VOUS LISEZ
Majisuka Gakuen: Unwritten Stories
FanfictionHanya sekumpulan kisah pendek tentang ini dan itu. Tentang Majisuka Gakuen, Yabakune, dan Gekioko. Tentang Rappappa yang tinggal sejarah. Tentang sebuah kursi yang kosong. Tentang kenangan terakhir yang pernah mereka buat. Tentang kesetiaan mereka...
