Story of my life

48 3 0
                                        

Hari pertama bersekolah dengan seragam Putih abu-abu
Ya, tak terasa aku sudah jadi anak SMA. Aku bersekolah di SMAN 51 Kramat jati, bersekolah di sini adalah pilihin aku karna sebelumnya aku juga pernah menuntut ilmu di sini
Hari pertama memang menyenangkan, karna sekolah baru maka banyak hal baru yang di jumpai. Banyak wajah-wajah baru yang tentunya ga aku kenal. Banyak pula sifat-sifat aneh dari wajah-wajah baru tersebut. Ada yang unik di antara wajah-wajah baru tersebut
"Hay, salam kenal. Namaku Yaya"
"Iya, salam kenal juga. Aku Cindy" jawab anak yang menurut aku paling unik
nampak dari caranya berbicara aku udah bisa nebak kalo dia anak yang pendiamnya pake banget!!

1bulan sudah aku bersekolah disini. Banyak Ekstrakulikuler yang di tawarkan sekolah untuk setiap siswa dan aku, aku lebih memilih ekstrakulikuler Pramuka karna dari Smp aku emang tergila-gila dengan pendidikan non formal itu
Walaupun banyak yang berfikir kegiatan ini hanya membuang-buang waktu. Tapi bagi aku ini kegiatan yang sangat-sangat bermanfaat karna dapat melatik fisik dan juga mental aku. Atau bahkan ini bukan hanya sekedar pemikiran aku tapi ini pemikiran banyak orang yang telah terjun ke dunia Kepramukaan.

2bulan sudah aku duduk di bangku sekolah sebagai anak SMA. Suka duka pun mulai terasa seperti mata pelajaran yang semakin banyak, materi-materi yang semakin sukar dan tentunya tugas rumah yang menumpuk. Belum lagi aku tinggal bersama wali, yang artinya ga bakal bisa bebas dirumah ini mungkin menjadi salah satu alasan aku ga betah dirumah. Untungnya aku masih punya sahabat-sahabat yang amat sangat baik dan peduli sama aku.

Hari itu panas sangat terik dan kami harus di hadapkan dengan pelajaran yang cukup mengasah otak yaitu Matematika.
"Ayolah bu ini sangat panas dan kami tak mampu untuk belajar, apalagi yang harus di pelajari Matematikaa" ucap Farrah dengan penuh keyakinan
"Sudalah bu, ibu pasti juga merasakan panasnya siang ini" sambung Putri
"Semuanya cepat masuk kelass!!!" Sahut ibu dengan nada yang sedikit marah
Tak lama kemudian.....
Kriiiiing kriiiing kriiiing....
Lonceng pulang pun berbunyi, serentak semua bergegas meninggalkan kelas tanpa menghiraukan guru yang masih berdiri di depan kelas.

  Selang beberala waktu, kaki ini mulai melangkah ke arah gerbang sekolah semangat untuk segera sampai dirumah begitu berkobar. Dimana, aku dapat beristirahat, seraya melepas lelah ini. Saat aku hampir dekat di pintu gerbang, gerombolan sentakan kaki yang begitu berhamburan pun mulai terdengar dari arah belakang ku dan teman-teman sekelasku dimana, sumber bunyi sentakan kaki itu berasal dari teman-teman maupun kakak-kakak kelas ku.
Suara kebisingan pun begitu tajam masuk dalam gendang telinga ini. Ada yang bunyi tawa, teriakan dan lain sebagainya. Aku pun bergegas mencari amgkutan umum, agar tak ketinggalan atau supaya aku dapat kebagian tempat didalamnya.

Sembari menikmati perjalanan pulang, begitu banyak perasaan yang tercampur aduk dalam diri ini. Ada rasa ingin tertawa, jika ada salah satu penumpang didalam angkutan ini, berbuat sesuatu yang gokil atau lucu. Ingin tertawa lepas rasanya. Namun, aku takut jika tertawa lepas, apakah tidak memalukan? Secara, aku dan dia tidak saling mengenal ada juga rasa risih, jika ada salah seorang penumpang besertakan dengan kelompoknya terlalu super duper aktif atau cerewet di dalam angkutan. Masih banyak yang kurasakan, namum tak dapat kujelaskan secara rinci disini hehehe.... :D

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jan 19, 2016 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Story Of My LifeStories to obsess over. Discover now