Hai . Nama ku aulia violenta wardana. Anak ke dua dari keluarga wardana. Aku mempunyai seorang kakak lelaki bernama aditya wardana. Ayah ku bernama pradoyo wardana dan ibu ku radina wardana. Yup keluarga ku pemilik wardana group. Salah satu perusahan terbesar di Indonesia dan bahkan masuk jajaran perusahaan tersukses dunia. Aku tidak yakin apakah keluarga kami dapat dikatakan keluarga dengan ayah dan ibu yang tak pernah muncul di rumah tapi hanya selalu mengirim uang bulanan tanpa menanyakan kabar anaknya. Aku juga tak yakin apa mereka masih hidup. Apa mungkin mereka sudah meninggal dan hanya memberikan warisan berupa uang dan mengirimkannya kepada kami setiap bulannya. Atau mungkin mereka masih hidup dengan isi otak yang hanya bekerja, bekerja, dan bekerja.. atau ahh aku tidak tahu lagi . Mungkin kata kata ku terlalu kasar, tapi itu memang mungkin terjadi melihat sampai saat ini tak pernah ada kabar dari mereka. Lucu bukan ? Anak dan orang tua tidak pernah berkomunikasi layaknya orang tua dan anak yang sebenarnya. Namun tak seperti orang tua kami yang terkenal dimana mana, aku dan kakak ku tidak seterkenal mereka. Setiap kami mendaftar sekolah, kami tak pernah mencantumkan nama keluarga wardana pada nama kami. Meskipun pihak sekolah tahu lewat akta lahir namun kami meminta sekolah untuk merahasiakannya. Aku yang meminta hal itu dilakukan. Karna jika teman teman kami tahu dan orang tua teman teman kami tahu, pasti mereka akan menyulitkan kakakku dengan tawaran tawaran kerjasama antar perusahaan. Aku tak ingin kakakku terganggu pendidikannya karena berurusan pada hal hal seperti itu. Meskipun terkadang aku kesepian lantaran kepadatan jadwal sekolah kakak ku membuat ia harus tinggal diapartemen dekat kampusnya. Namun sekarang kakak ku sudah pergi ke tempat yang lebih jauh lagi. Amerika. Minggu lalu ia berangkat. Berat rasanya ia melepaskan ku untuk tinggal sendiri di indonesia sendiri. Namun aku tak merasa sendiri karena aku mempunyai sahabat. Dia seorang lelaki kedua yang paling baik setelah kakak ku. Dia itu kakaku, adikku, ayahku, ibuku, teman ku, sahabatku, pembantuku^^, supir ku^^ aku bertumbuh bersamanya. Dia radika rangga. Dik, ka, radi, adi, dika. Begitulah aku sering memanggilnya. Anak sulung dari rangga group. Perusaahaan besar diatas wardana group. Berbeda dengan keluarga kami, ia berasal dari keluarga yang lengkap. Meskipun dia hanya diasuh oleh seorang ayah tanpa seorang ibu,. Ibu radika telah meninggal saat ia kelas 2 SMP dalam sebuah kecelakaan mobil. Semenjak kejadian itu, ia hanya tinggal bersama ayahnya. Ia sangat dekat dengan om bisma, ayahnya. Kebersamaan mereka terlihat dipagi hari ayahnya selalu bercanda gurau dengannya. Memberangkatkannya denagn penuh cinta dan kasih sayang. Jika om bisma tidak di rumah pasti om bisma selalu menanyakan kabar anaknya. Setiap sebulan sekali mereka melakukan kegiatan olah raga bersama seperti bermain golf , berenang, gym. Aku juga ikut. Aku juga sudah menganggap om bisma seperti ayah sendiri. Maka tidak heran jika aku terkadang memanggilnya papa dan terkadang tidur di rumahnya meskipun radika yang lebih sering menginap di rumah ku. Itu sebabnya di kamar kami ada 2 kasur. Jadi jika aku atau radika menginap, pasti kami selalu 1 kamar. Aku dan dika satu sekolah. Kami bersekolah di sekolah internasional namun bersistem sekolah seperti sekolah negri yang dimiliki oleh rangga group. Alasan dibuatnya sistem sekolah seperti itu agar radika dan aku tetap merasakan sekolah berstandar internasional tetapi juga merasakan bagaimana sekolah negri. Makanya identitas aku dan kakakku tak pernah terungkap. Kami selalu satu sekolah dari kecil. Pada sekolah dasar dan sekolah menengah pertama aku dan dika sekolah di sekolah milik wardana group. Dan pada sekolah menengah atas, kami berdua sekolah di sekolah milik rangga group. Om bisma yang memasukkan aku ke sekolahnya. Ia mengatakan agar semuanya setimpal. Tidak seperti radika yang membunyai banyak teman, aku sama sekali tidak mempunyai teman karena murid murid lain sangat membenciku karena aku dekat sekali dengan radika. Terutama murid wanita. Radika sangat populer di sekolah karena statusnya yang merupakan anak pemilik sekolah. Tapi tidak seperti anak pemilik sekolah pada umumnya yang diantar jemput dengan mobil mewah dan bodyguard dimana mana, radika pulang dan pergi sekolah bersama ku dengan menaiki motor sport kesayangannya. Itu juga membuat satu sekolah iri pada ku. Bagaimana tidak iri ? Aku dekat dengan radika yang merupakan peringkat 1 sekolah, anak tertampan, terkaya, dan terdingin di sekolah. Maka tak heran aku selalu berteman dengan laki laki yang merupakan teman dekat radika seperti leo si anak ngeres dan sering mengencani wanita berganti gantian, kenan si anak geng mobil dan geng motor, joe si anak yang katanya naif tapi menurutku dia memang benar benar baik, reza si anak gamers, ciko si banci lucu. Jujur aku dekat sekali dengan ciko atau yang biasa ku panggil cika karna aku merasa berteman dengan perempuan ketika berteman denganya. Mereka semua adalah incaran perempuan 1 sekolah. Kecuali cika . Mereka selalu membela ku jika aku diganggu oleh anak anak lainnya terutama karisa. Musuh terbesar ku. Anak dari lesmana group yang berada dibawah wardana group. Ia sangat iri padaku dan ingin menyingkirkan ku jika perlu menghancurkan wardana group. Namun apa boleh buat ? Ia selalu kalah melawan ku yang selalu dilindungi.
-kayanya perkenalannya udah cukup deh .. kita langsung lanjut ke ceritanya ajah ya.. mohon kritikan dan sarannya ya soalnya masih pemula hehe ^^ happy reading^^-
KAMU SEDANG MEMBACA
Love or hate ?
Romancecast : - pradoyo wardana - - radina wardana - - aulia violenta wardana - - aditya wardana - - bisma rangga - - chyntia rangga - - radika rangga - - karisa - - leo - - kenan - - joe - - dika - - ciko - maaf jika ada kesalahan atau ketidaksinambungan...
