Kamu dengan ceritamu, aku dengan ceritaku. Kita dua insan yang dipertemukan oleh semesta dalam satu takdir. Tadir yang menuntun kita melangkah bersama.
Dan ini bukan soal akhir, bukan soal awal, bukan bagaimana memulainya dan bukan bagaimana cara kita mengakhiri. Tapi ini tentang menjalani, bertahan dan mendewasa dalam setiap pilihan.
Aku mencintainya seperti bayangan yang mencintai bendannya . Yang tak pernah terpisah walau tak pernah bisa bersama. Yang diam diam menjadikannya tujuan untuk terus ada dan nyata. Aku tau aku bodoh.Tapi aku tak peduli.
Aku tak peduli. Aku menutup mata, telinga dan segala indra demi terus bersamanya. Karena yang ku tau, hanya dialah satu satunya orang yang tersisa. Diantara banyaknya orang yang terus memunggungiku. Dialah yang tetap tinggal.
"I love you till the deaf hear if the mute say if the blind can see the disability people can walk"
Keyla Arvhaira Zenatha, gadis yang sama sekali belum mengenali bahkan mengalami yang namanya cinta hingga ia menemukan Rafael Garendra Yudistira cowok 'nerd' yang selalu berfikir bahwa cinta itu tidak nyata, hingga ia sendiri mengalaminya.
Ia berusaha melakukan apapun demi memperjuangkan cintanya hingga mengalami masa masa sulit seperti friendzone , dan ia menyadari bahwa gadis yang ia cintai tak mencintainya, bahkan menganggap kalau dirinya tidak ada. Dan logikanya terus berkata untuk meninggalkan gadis itu dan carilah gadis yang lain. Namun hati dan perasaannya terus berkata untuk bertahan.
Apa yang harus ia lakukan?
Mengikuti logika atau harus mengikuti kata hatinya?
#Cerita ini belum selesai yaa masih ada kelanjutannya. Tunggu ajaa:))
