Panggil saja aku rebek, karna memang aku sering di panggil itu oleh teman-teman ku.
Aku termasuk ke golongan orang ada. Ayahku insinyur, ibuku membuka beberapa cabang usaha yang besar.
Usia ku 19 tahun, aku kuliah semester 4 kedokteran.
Saat smp aku sangat mahir memainkan alat musik, seperti drum, gitar, bas, biola, keyboard,
Dll.
suatu hari yang mungkin takakan pernah aku lupa, dimana ada seorang perempuan yang telah mencuri pandanganku.
Panggil saja dia "nakal", nama ini adalah nama yang ku buat untuknya. Dia adalah wanita yang dengan mudahnya mendobrak masuk kedalam hati ku ini.
Dengan perilaku dia setiap hari, senyum, canda, tawa, dan sikapnya yang aku lihat, membuat rasa ini menjadi akut pada hati ini.
Walau dia mungkin tidak terlalu cantik dan tidak terlalu tinggi, 150 cm kira-kira.
karna memang ada pepatah yang bilang bahwa cinta itu buta.
Tidak memandang fisik.
Dia adalah mimpi indah ku nanti di waktu yang akan datang.
Pada suatu saat, aku sedang memainkan handphone ku, tringgg...tringg..
Bunyi handphone.
Ternyata perempuan itu yang memberikan pesan pada handphone ku.
Nakal : hem..
Rebek : batuk?
Nakal : engga ko, siapa bilang batuk?
Rebek : itu hem.. hem.. kenapa? Hahaha.
Nakal : apaan si !!! ga jelas ..
Dia marah padaku tidak tau kenapa (Pikir ku).
Akhirnya aku mengirim pesan lagi padanya.
Rebek : lagi apa ?
Nakal : lagi denger musik. :p
Rebek : gak nanya balik? :(
Nakal : ia sendirinya lagi apa?
Rebek : lagi bingung.
Nakal : bingung kenapa?
Rebek : masih marah soal batuk? Hahaha
Nakal : engga :p
Rebek : hahaha gitu ya ?
Nakal : masih bingung?
Rebek : masih :p
Nakal : bingung kenapa lagiiiii?
(Jengkel)
Rebek : bingung sama perasaan aku.
Nakal : emang kenapa sama perasaan kamu? (Heran)
Rebek : kamu mau tau perasaan aku?
Nakal : ia, emang kenapa?
Perempuan itu menunggu balasan dariku.
Aku membalas dengan rasa takut.
Rebek : aku sayang sama kamu...
Tak lama kemudian sang perempuan itu membalas.
Nakal : kenapa bisa?
Rebek : aku gak tau kenapa.
Nakal : pasti ada alasannya lah
Rebek : kamu mau ga jadi pacar aku?
Perempuan itu berfikir sejenak.
Nakal : bisa gak kasih aku waktu buat berfikir?
Rebek : jangan lama-lama ya?
Nakal : ( tidak membalas )
Aku tidak tau mengapa aku mencintainya, karna yang aku tau cinta tidak memiliki alasan, dia datang tak kenal waktu, dan tidak tau siapa yang akan di cintai. Seseorang tidak akan tau kapan dia akan jatuh cinta.
Next part...
