Part 1

90 5 0
                                        

*flashback on*

"Hai" sapa seseorang disana.

Hari ini kami pindah rumah, karena orang tuaku yang berpindah kerja,
Tidak jauh sih sebenarnya,hanya 20 menit dari rumahku yang dulu.
Aku memutari rumah-rumah yang ada,untuk mulai menyesuaikan diri di tempat ini. Disini hanya ada beberapa rumah, karena kami tinggal di asrama di kota yang bisa dibilang cukup terpencil.

Kakiku terhenti ketika mendengar suara seseorang yang menyapaku.
Aku terdiam sejenak krna aku tidak terbiasa dengan orang baru,aku bisa dibilang anak yang pemalu di usiaku yang 6 tahun.

Tanpa merasa dicuekin,dia bicara terus menerus walaupun tiada tanggapan dariku.

Dia laki-laki berkulit kecoklatan yang usianya kira-kira 3 tahun lebih tua dari ku.

Laki-laki itu bernama dave.
Kami menjadi bersahabat sejak hari itu.

Hari-hari selanjutnya selalu kami lalui bersama,tanpa bosan menyelinap di hati kami.
Dia selalu bisa membuatku tertawa .

Sekarang umurku 7 tahun kelas 1 sd

"Ree"
Dia menyadarkanku dari lamunan.
"Hmm" jawabku
"Kenapa re?,kenapa dari tadi hanya diam?"
Aku hanya bisa menangis tanpa menjelaskan apapun kepada dave.dave menenangkanku tanpa bertanya lebih lanjut,karna dia tau aku akan mncritakannya sndiri.

"Papaku mau prgi ke aceh,dia ada tugas kesana,aku takut tidak bisa apa-apa tanpa dia"

Papaku di tugaskan kesana krna ada tsunami besar yang melanda kota aceh itu,resiko kerja sebagai polisi.

Aku brcerita layaknya gadis berumur 7 tahun yang masih polos, hanya dengan dia aku bisa mengungkapkan sglanya,karna memang cuman dia sahabat satu-satunya sekaligus temanku disini,krna diriku yang tertutup orang enggan berteman denganku.

"Ree tenang,ada aku disini re,aku akan menjagamu sebisaku"
Cukup dengan kata-katanya aku bisa tenang.
Karna hanya dengan davelah aku bisa mencurahkan sgalanya.

Sejak hari itu, dave menepati janjinya, dia slalu menjagaku dimanapun aku pergi.

Hari-hariku menjadi bewarna
Kami pergi ke sekolah bareng,karena biasanya aku diantar oleh papaku. Melakukan hal baru yang belum pernah kulakukan. Seperti bermain kesawah dan terkadang kami memanjat pohon,dia mengajariku banyak hal.

Davelah yang bisa membuatku tertawa lepas tanpa beban, dia yang slalu menjagaku, yang slalu membuatku tenang, dia seperti kakakku sendiri.

Beberapa hari selanjutnya,
di tempat tinggal kami kedatangan orang baru,pindahan dari kota besar.
Mereka mempunyai sepasang 2 anak kembar . Umurnya sma sepertiku. Aku kurang menyukainya, krna memang aku tidak suka orang baru.
Yang cewe nama nya aulia dan yang cowo aurel.
Aulia sangat tomboy dan jahil.berbeda dengan aurel yang dingin .

Asik sih anaknya, tapi terkadang keusilan aulia melampaui batas,aku tidak suka dengan sikapnya yang berbuat seenaknya. Aku pernah di dorong olehnya saat aku sdang bermain sepeda,entah disengaja ataupun bukan aku tetap tidak menyukainya.
Dan yang membuatku benci dave tidak membelaku saat itu.

Dia sangat nakal sekali dan pemalas, berbeda dengan aurel yang rajin, krna kerajinannya aurel sekarang klas 2 sd.

Semenjak mereka datang dave jadi kurang memperhatikanku, dia sering bermain bersama mereka di bandingkanku, itu yang membuatku tambah tidak suka dengan aulia ,dia mengambil kepedulian dave dariku, dave berubah semenjak dia ada.

Kesepian yang dulu tidak pernah ada,kini menghampiriku.

SomedayWhere stories live. Discover now