Semua temanku menghilang. Padahal ketika aku bercermin, aku kelihatan cantik dan sikapku juga ramah. Mungkin mereka bosan dan pergi menghilang.
Kulupakan masalah itu, dan hidup sendirian tanpa seorang teman. Namun, ada dimana hari aku merasa kesepian. Hariku terasa bosan tanpa sebuah obrolan. Padahal beberapa hari lagi adalah ulang tahunku. Menyedihkan sekali, bukan?
Esoknya, aku bertemu dengan seorang pengemis yang seusia anak-anak ketika di lampu merah.
Dengan ide gila, aku membawa anak tersebut pulang ke rumahku untuk dijadikan teman bicara. Dia anak yang asik. Kami menjadi sangat akrab.
Dua hari kemudian
Pagi itu aku jatuh terduduk setelah menjerit histeris di kamar. Aku melihat anak itu mati. Tubuhnya tercincang-cincang, darah menenggelamkan lehernya, dan kepala yang... upss..
Nafasku kembali tenang. Aku berdiri perlahan. Aku lupa. Sangat lupa bahwa teman-temanku menghilang semenjak mendengar hobi ku.
Dan kepala anak ini telah menjadi kue bolu ulang tahunkh yang terspesial.
Happy birthday to me ^_^
_______________________________________
This is my first story , please scolds me if I made mistakes..
Well.. enjoy it :-)
