"Aku lelah mas, selalu bertengkar denganmu." Ucap seorang wanita dengan helaan napas panjang.
"Ya ! Memang selalu begitu bukan ! Kau selalu mencari-cari kesalahanku untuk dijadikan alasan !!" Jawab seorang pria dewasa dengan segala amarahnya.
Si wanita pun mulai terisak, sedih karena sang suami tetap tidak mengakui kesalahan yang dia perbuat. "Itu memang kenyataan mas, kau yang membuat kita selalu bertengkar! Kau tak sadar apa yang sudah kau lakukan. Ha, dibelakangku ! Mirza !" Kini air mata sudah tak bisa ditahan nya lagi. Ia terus menangis di bangku panjang didalam rumahnya itu. Sekarang si wanita cuma dapat menutup kedua matanya yang mungkin sudah sembab entah seperti apa.
Dan sang suami tercinta hanya mondar mandir dihadapannya dan sesekali tangannya menggebrak meja yang menjadi tumpuan si wanita. Dan lagi lagi sang suami menggebrak meja untuk yang kesekian kalinya, "Aku melakukan apa Zue, lagi lagi kau menuduhku melakukan sesuatu yang tidak aku lakukan !!" Bentak sang suami pada istrinya.
"Sudah berkali kali kau berkata seperti itu ! Kau tau. Ini kesekian kali kau bilang bahwa kau tidak melakukan apapun, sedangkan kau selalu pulang membawa bukti dan masalah !! Apa kau masih tak mau mengakui nya?!" Kali ini si wanita sudah tak tahan dipermainkan oleh suaminya sendiri. Orang yang pernah ia cintai hingga mendapatkan 2 buah hati yang pernah mereka damba- dambakan dulu.
Tiba-tiba ada suara yang berteriak dari arah dalam rumahnya.
***
Maaf ya kalo banyak typo soalnya aku masih newbie..
Jangan lupa vote dan comment nya ya itu sangat membantu aku membuat cerita ini. Ini cerita pertama aku loh,
Maaf ya kalo jelek, soalnya aku masih belajar :) ..
