Rindu yang terjawab

28 1 0
                                        

Pagi pun tiba jam masih pukul 6 lewat 30 pagi amad sudah bersiap siap pergi dia pamitan sama kakaknya dan lepas tu dia pun jalan, terlebih dahulu dia mencari pondok telepon untuk menghubungi yuliana guna memberitahukan akan kehadirannya tepat di jalanan aspal sebagaimana yang di beritahukan oleh anak laki laki tadi malam dia pun memperhatikan dimana keberadaan pondok telepon tersebut dan dia melihatnya tak jauh dari tempat dia berdiri dan dia melihat ada orang yang sedang memakai telepon, kemudian dia pergi menuju kesana, setibanya di pondok telepon kebetulan ada ada dua telepon di situ dan amad memakai telepon di sebelahnya dan dia memasukkan uang siling 50 sen dan mulai lah dia menghubungi rumah yuliana, tak berapa lama dari rumah yuliana menjawab
"hallo siapa ini.adik yuliana
"ini amad.amad
"siapa.adik yuliana
"ada yuli.amad
"ooo si amad sekejap ya aku panggil. kemudian dia memanggil yuliana yang sedang menyapu halaman
"hallo.yuliana
"ya hallo yuliana kah.amad
"ya kau kah tu amad.yuliana
"iya.amad
"diaman sudah kau ni.yuliana
"disinilah di tawau.amaf
"tidak dimana sekarang kau telepon.yuliana
"aku masih di es box.amad
"bila kau nak kemari.yuliana
"inilah nak ku tanya, macam mana nak kesana tu.yuliana
"kau nak apa nanti.yuliana
"rencana aku nak naik taxi.amad
"kalau naik taxi kasi tau turun di heltop, lepas tu kau jalan terus lewat kedai heltop tu dinujung tu ada tempat orang main bilyard nah di samping didingnya tu ada pondok telepon kau boleh telepon balik.yuliana
"ooo okelah sekejap aku ke sana, aku nak cari taxi dulu.amad
"iyalah.yuliana
"bay sayang
"bay sayang

*****

Setelah mendengar penjelasan yuliana amad langsung mencari taxi, tak perlu menunggu lama taxi pun dia dapat dan dia pun pergi, sepanjang jalan dia melihat lihat suasana kota tawau yang indah tak lama kemudia mereka melewati jalan disamping jalan ada bandara tak lama kemudian ada kem tentra diraja malaysia, tak lama kemudian taxi itu pun berhenti di belakang kedai heltop dan amad pun turun dan langsung berjalan kaki menuju kedai itu dan dia terkejut rupanya yang di bilang kedai heltop itu berupa bangunan besar dan terdiri dari toko mini market, rumah makan, barang elektronik dan lain lain termasuk tempat bilyard.

*****

Amad berjalan melewati kedai kedai di heltop itu dan tepat di ujungnya ada bilyard dia pun pergi di depan bilyard itu kemudian dia ke sampingnya dan di dapatinya ada dua buah telepon melekat di diding, dia pun menghubungi rumah yuliana dan yuliana pun menjawabnya
"hallo amadkah.yuliana
"iya aku amad.amad
"diaman sudah kau ni bang.yuliana
"aku sekarang ni di bilyard.amad
"abang jangan kemana mana sekejap aku suru lika jemput.yuliana
"iyalah aku tunggu di sini.amad
"awas abang, tunggu ya awas tunggu lika sampai di situ.yuliana
"iya.amad sambil tersenyum
"tunggu ya.yuliana, dan amad pun menunggu di samping bilyard sambil duduk.

Tak lama kemudia muncul seorang anak dari sebuah simpangan di seberang jalan dan membuat amad ke heranan karena si anak itu berjalan sambil tersenyum dan berjalan ke arahnya, " hai amad. Anak itu sambil tersenyum
Makin mendekat anak itu amad pun baru mengetahui kalau itu adalah lika adik yuliana, " oh lika, ingatkan siapa tadi.amad sambil tersenyum," bang, ayo ikut aku, kak yuli yang suruh aku menjempu kau, dia takut kalau sesat.lika," o begitu jadi dia buat sekarang.amad," kak yuli sedang membersihkan pekarangan rumah.lika

Setelah melalui jalan setapak di perumahan hiltop mereka berdua pun akhirnyan sampai, didepan rumah terlihat ada yuliana sedang menyapu halaman rumah memakai sapu lidi dan yuliana tersenyum ketika melihat lika berjalan bersama amad dan lika pun menyapa kakaknya," kak ini lihat siapa yang datang.lika, dan yuliana sangat gembira karena akhirnya bisa bertemu kembali," lika kau bawa abang amad ke dalam nanti aku lewat dapur karena mau cuci tangan dulu,Yuliana, dan lika mengajak amad masuk ke rumah di ruang tamu," abang tunggu sekejap ya, sekejap kak yuli datang.

Setelah menunggu tak berapa lama, yuliana datang sambil membawa segelas cangkir berisi air milo susu hangat dan duduk dikursi sofa dekat amad duduk, " tak palah tak paya susah susah.amad," sudah ambil ni, kau tu penat jadi jangan kau tak minum awas kau.yuliana," ok, tapi inikan masih panas macam mana saya nak minum sekarang.amad," tunggu dinginlah, masa kau minum panas panas.yuliana, mana si kembar dari tadi tak kelihatan.amad," dorang dua tu ada di kamar belajar.yuliana,"kalau lina mana.amad," sama di kamar.yuliana, dorang tak sekolah.amad,"ini harikan cuti sekolah kan amad mana ada orang sekolah," saja nak tanya.

Amad mengambil gelas yang berisi milo susu dan meminumnya satu teguk, sementara yaliana sedang ke dapur, tak lama kemudian lika datang dan menghidupkan televisi, abang amad silahkan nonton.lika, amad hanya tersenyum, dan kemudian datang yuliana dan duduk disebelah amad," kau tak lapar, yuliana,"tak.amad singkat," betul ni.yuliana,"bohong dia tu kak, pasti dia lapar,lika mengolok amad," lika siapakan makana.yuliana,"eee eee tak payah tak payah.amad,"kau diam, cepat lika.yuliana, "ia kak. Dan lika berlari ke dapur,"kau tunggu sekejap biar aku yang ambilkan, awas kalau lari.yuliana pun pergi juga kedapur menyusul lika

Dan Yuliana datang dengan senyum membawa sepiring nasi dan lauknya
Dan Yuliana meletakkan nya di meja yang terletak di antara kedua kursi mereka

" Abang ini, jangan malu bang. Yuliana
" Ia, tapiiii. Amad
" Kenapa , Abang mau di suap. Yuliana
" Tak. Amad
Dan Amad pun mulai memakan hidangan tersebut dan Yuliana terpegun melihat Amad

Selesai makan mereka berdua duduk  kembali
" Abang berapa lama minta cuti. Yuliana
" Tike beri 5 hari. Amad
" Jadi bila bale. Yuliana
" Macam mana ni baru datang sudah Mak balik. Amad bercanda
" Abang kan, orang cuma tanya, orang rindu. Yuliana
" Ia Abang pun sama. Amad
Dan Amad memeluk Yuliana dengan erat membuat Yuliana meneteskan air mata dan Amad mengusah air mata Yuliana
" Yang tak payalah, menangis Abang kan dan ada ini. Amad
" Tapi Abang sekejap lagi pergi. Yuliana
Amad membelai belai rambut Yuliana
" Sabarlah yang Insya Allah bila ada waktu Abang minta cuti lagi. Amad
" Abang disana banyak kerja. Yuliana
" Ia tapi kadang kadang berat kadang ringan kadang tak ada. Amad
" Abang jaga kesehatan ya dan hati hati. Yuliana
" Ia kau pun sama, sayangku, jaga kesehatan dan banyak banyak istirahat ya. Amad
" Ia bang. Yuliana
" Yang siapa yang tinggal di sebelah tu. Amad
" Itu nenek , dia tu orang barat dia punya 2 anak lelaki hansem. Yuliana
" Jadi pokok mangga itu siapa punya. Amad
" Dorang punya, dan dialah punya tanah ini. Yuliana
" O macam tu. Amad
" Abang tak ngantuk. Yuliana
" Tak Abang tak ngantuk, kalo kau sayang ngantuk. Amad
" Tak, aku takut Abang di ambil orang. Yuliana
" Yang mana ada disini. Amad
" Ada banyak di sini, Abang nikan. Yuliana
Dan Amad menggenggam kedua tangan Yuliana
" Yang biar pun orang itu cantik, kaya, anak raja Abang tak minat, hanya engkau yang ku sayang. Amad

Tepat jam 4 sore Amad pun pamit pulang dan Amad diantar oleh Yuliana dan luka hingga di simpangan dan hingga Amad mendapat kendaraan

tumbuhnya cinta sejati di negeri orangWhere stories live. Discover now