pada suatu hari tepat pada tanggal 4 Oktober hiduplah sekeluarga yang hidup bahagia pada waktu itu, dimana sepasang pengantin yang bernama Esha wulandari dan Galen ranjaya maheswara di karuniakan seorang anak perempuan yang begitu cantik dan berprestasi bernama zeline anindya maheswara, pada waktu sore hari zeline tiba-tiba memiliki niat untuk membaca buku yang terdapat di kamar kosong yang sama sekali tidak terpakai oleh siapapun di rumah itu sehingga dijadikan gudang buku yang begitu banyak.
Zeline : bu aku mau membuka kamar kosong untuk mencari buku cerita
Ibu zeline : iya nak pergilah tapi hati-hati yaa nak disana banyak debu
Zeline : iya bu zelin akan berhati-hati
Ayah zeline : tumben zelin mau membaca buku, biasanya ayah tidak pernah melihat zelin membaca buku sama sekali
Zeline : *ketawa kecil* ah ayah zelin kan cuman mau mencoba membaca buku cerita siapa tau kan menarik
Ayah zeline : yasudah nanti setelah mendapat buku yang mau kamu baca langsung keluar ya dari kamar itu, bacanya di rumah pohon saja
Zeline : loh kenapa yah?
Ayah zeline : di situ kan banyak debunya sayang nanti kamu sakit gimana?
Zeline : ohhh begitu, baiklah yah
zelin pun langsung pergi ke kamar itu untuk mencari buku yang akan dia baca sore itu, singkat cerita zelin membuka pintu kamar itu dan benar saja banyak debu dan sarang laba-laba pada kamar tersebut, zelin pun langsung mencari buku cerita yang menarik untuk dibacanya, tak sengaja dia menjatuhkan buku yang begitu usang dan di dalamnya terdapat kertas yang sudah terpisah kan pada buku tersebut, zelin pun hendak mengambilnya untuk membenarkan buku tersebut akan tetapi saat dia melihat dan membacanya sekilas zelin menjadi dejavu akan kertas itu, zelin pun mengambilnya dan membacanya
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
zeline mendapati ada nama sepasang kekasih di dalam kertas tersebut..
tiba-tiba kepala zelin terasa sangat sakit dikarenakan ia membaca isi kertas tersebut dan akhirnya zelin pingsan di dalam kamar tersebut. tak lama dari situ zelin pun sadar dan dia masih berada di kamar tersebut akan tetapi saat ia hendak melihat lagi kertas tersebut ada sebuah ingatan yang terlintas di benaknya
zeline : ugh ingatan apa ini sebenarnya.. aku adalah seorang anak perempuan yang cantik di sebuah kerajaan? haha ada-ada saja
zelin mengabaikan ingatan tersebut dan membuka buku usang itu yang kelihatannya menarik untuk di baca, ia pun membawa buku itu menuju rumah pohon dan mulai membacana. dia kembali melihat kertas yang berisi foto dan nama orang yang ada di kertas tersebut. saat dia mengamati foto tersebut secara tiba-tiba muncul sebuah tulisan bertinta merah pada kertas di sampingnya.