Pergi ke dokter

224 24 5
                                        

Milk : "Love."

Love : "Hm?"

Milk : "kita ke dokter, yuk."

Love yang sedang duduk di kasur langsung menggeleng.

Love : "Nggak mau."

Milk duduk di sampingnya.

Milk : "Kenapa?"

Love : " Aku takut."

Milk terdiam sebentar

Milk langsung melembut.

Ia bergeser mendekat, lalu mengambil tangan Love yang sejak tadi menggenggam ujung bajunya sendiri.

Milk : "Sayang..."

Love menoleh.

Love : "Kenapa?"

Milk : "Kamu nggak sendirian."

Love diam.

Milk : "Ada aku."

Milk menggenggam tangan Love lebih erat.

Milk : "Sayang, aku cuma mau mastiin kandungan kamu baik baik aja"

Love menatap Milk beberapa detik.

Love : "Beneran?"

Milk : "Beneran."

Love : "tapi temenin aku yah?"

Milk langsung menggeleng.

Milk : "iya sayang."

Love : "Jangan kabur?"

Milk : "Lah, aku yang ngajak kamu ke dokter."

Love masih memasang wajah ragu.

Milk kemudian tersenyum kecil.

Milk : "Kalau kamu takut, aku temenin dari awal sampai selesai."

Love : "Termasuk pas USG?"

Milk : "Termasuk."

Milk malah tersenyum puas.

Milk : "Nah, Berarti mau? "

Love : "iya aku mau, tapi aku takut"

Love mengigit bibir nya

Milk mengusap punggung tangan Love.

Milk : "Sekali ini aja. Kita periksa bareng. Aku pengin tahu kamu dan bayi kita baik-baik aja."

Love akhirnya menghela napas.

Love : "Iya..."

Milk langsung tersenyum lebar.

Milk : "Serius?"

Love : "Iya."

Milk : "Ke dokter?"

Love : "Iya."

Milk : "ayo Sekarang"

Love menatap Milk dengan tatapan kesal.

Love : "Jangan langsung semangat begitu dong."

Milk tertawa.

Milk : "Maaf."





---




Beberapa waktu kemudian, mereka sudah sampai di klinik.

Love duduk di kursi ruang tunggu sambil memegang tasnya erat.

Milk duduk di sebelahnya.

Sejak tadi Milk tidak berhenti memperhatikan Love.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Sep 27 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

DUA HATI SATU CINTAStories to obsess over. Discover now