‎𑣲𝄞| O N E

129 26 2
                                        


Pertemuan mereka tidak dimulai sedari kecil maupun pada saat sekolah menengah pertama seperti apa yang kalian bayangkan, mereka bertemu pada saat memasuki sekolah menengah atas, ahh apakah ini terhitung saat menengah pertama? lupakan.

Jeongwoo ingin bersekolah di Seoul, tepatnya di YGT Highschool. Memang itu sudah menjadi targetnya sedari dia masih berada di menengah pertama, tapi jarak dengan rumahnya tergolong jauh dan mengharuskan dirinya tinggal di Apartemen maupun asrama.

Karena kalau pulang pergi setiap hari menurutnya sangat memakan waktu & energi.

Disisi lain tepatnya di Fukuoka Jepang, Pemuda Jangkung berambut agak panjang dengan hidung mancung juga memiliki keinginan yang sama dengan Jeongwoo. Ingin bersekolah di YGT Highschool, dan masalahnya pun sama seperti Jeongwoo, yaitu jarak.

Sebenarnya Haruto masihh mempertimbangkan ingin tinggal dimana, banyak apartemen yang ibunya rekomendasikan kepadanya, tapi semuanya tidak ada yang menarik minat Haruto.

Dan BOOM!

Ada salah satu apartemen yang menarik perhatian Haruto, tapi... ada sedikit masalah, menurutnya apartemen itu terlalu luas dan ekhem harganya agak lumayan. Meski dirinya dari keluarga yang terbilang kaya, dirinya tetap tak menginginkan untuk tinggal sendiri di apartemen itu.

Haruto memilih untuk cerita kepada sepupunya yang kebetulan berada di Seoul, awalnya dia berniat tinggal bersama sepupunya itu, tapi setelah mengenai dia juga tinggal bersama orang lain, Haruto mengurungkan niatnya.

"Mau gua bantu cariin partner?" Suara sepupunya yang berada di negara tetangga terdengar jelas,

Haruto berfikir sejenak, "Boleh juga tuh"

"Nice, ntar gua cariin sesuai tipe lu"

"Maks-" Baru ingin menanggapi godaan sepupunya itu, panggilan terputus begitu saja. Haruto berdecak sebal, mulutnya bergumam tak jelas mengucap sumpah serapah yang ditujukan kepada sepupunya

▼ △ ▼ △ ▼ △ ▼ △

Kabar yang Haruto tunggu pun tiba, selang dua hari setelah ia meminta bantuan sepupunya, akhirnya sepupunya itu memberi kabar bahwa sudah ada partner untuknya.

Haruto hanya berharap satu, 'Semoga dia bukan laki-laki ngeselin & tengil'

Apakah akan sesuai dengan yang Haruto harapkan?

Langit-langit kamarnya terus ia pandangi sembari memikirkan seperti apa rupa partnernya nanti,

Ganteng

Tinggi

Maskulin

Lapang dada

Lebar

Mapan

Tampan

Tebel- eh?

Haruto memukul pelan kepalanya sendiri, 'Gua mikirin apa sih?'

Kenapa jadi mikirin partnernya sih dari tadi?

Ia berguling-guling diranjangnya yang memang cukup untung 2 orang, untungnya.

Ting!

Dengan cepat ia menyalakan handphonenya dan mengganti posisi tidurnya, segera ia memeriksa apakah itu pesan dari partnernya

Matanya berbinar ketika melihat pesan yang ternyata benar dari sosok yang akan menjadi partner apartementnya itu

'Ko gua se-excited ini ya?'

(anggep aja ini malam)

(anggep aja ini malam)

¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.

'Ko ngeselin ya' Alisnya mengkerut, bibirnya mengerucut membaca pesan dari Jeongwoo yang merupakan partner apartementnya nanti

¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.


'Ko ngeselin ya' Alisnya mengkerut, bibirnya mengerucut membaca pesan dari Jeongwoo yang merupakan partner apartementnya nanti

Haruto menekan foto profil Jeongwoo guna melihat wajahnya dengan jelas,

Oh

Damn..

mengapa.. begitu..

T A M P A N !?

'Idih baru kenal udah ngegombal'

¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.


'Idih baru kenal udah ngegombal'

Tapi..

kenapa

wajahnya

memerah!?

Haruto menepuk kedua pipinya, mencoba menyadarkan dirinya, walaupun dia masih berfikir kenapa bisa wajahnya seperti tomat hanya karena gombalan receh dari pria yang bahkan baru ia kenal?

Haruto menarik kembali selimutnya sampai menyelimuti seluruh tubuhnya, menyembunyikan tubuhnya dibalik selimut berwarna biru muda kesayangannya, bibirnya tak berhenti mencibir Jeongwoo yang baru saja menggodanya.

Sedangkan di Negara tetangga alias Korea Selatan, tepatnya di Iksan.

Seorang Pria yang sedang Haruto cibir itu ternyata sedang salah tingkah sendiri layaknya remaja puber,

Jujur saja Jeongwoo tak pernah menyangka akan melayangkan gombalan receh itu pada Haruto yang baru saja ia kenal, ini pertama kalinya ia menggoda seorang Pria sebenarnya.

Jeongwoo merasa seperti orang gila karena dari tadi senyum-senyum sendiri, entah mengapa..

Berulang kali ia membaca room chat singkat dengan seseorang yang baru saja ia kenal,

'Cantik & Lucu'

Tepa- Wait.. Apa?

C A N T I K?

L U C U?







Baby? | JeongharuHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora