Bab 1 Musim baru

137 27 10
                                        

Hiii wkwkwk, sorry banget udah lama ngilang, jujur agak malas gw🗿, masih pada pengen baca nga nih?

inget ya cerita ini cuma fiksi!!!!!

Beberapa tahun telah berlalu sejak hari ketika Arvenhall kehilangan salah satu penyihir terkuat yang pernah lahir di dunia mereka.

Hari itu masih hidup dalam ingatan Catherina.

Tidak peduli berapa lama waktu berlalu, ada beberapa kenangan yang tidak pernah benar-benar menjadi masa lalu.

Catherina masih mengingat bagaimana tubuh Manuel perlahan memudar di dalam pelukannya.

Cahaya emas dan ungu menyelimuti tubuhnya dari ujung kaki hingga kepalanya.
Tubuh yang selama ini berdiri di sampingnya, tertawa bersamanya, bertengkar dengannya, melindunginya, dan pada akhirnya menyelamatkan hidupnya... perlahan berubah menjadi serpihan cahaya.

Manuel tidak terlihat takut.

Ia justru tersenyum.

Senyum yang sama seperti yang selalu ia berikan setiap kali Catherina terlalu khawatir terhadap sesuatu.

"Tugasku sudah selesai."

Suara itu masih terngiang di kepala Catherina.

"Sekarang saatnya aku pergi."

Catherina memeluknya lebih erat.

"Jangan."

Hanya satu kata.

Namun saat itu, kata tersebut keluar bersama seluruh rasa takut yang dimilikinya.

Manuel hanya membalas pelukan itu.
Tangannya menyentuh punggung Catherina perlahan.

Lalu sebelum seluruh tubuhnya menghilang, sebuah pesan terakhir masuk langsung ke dalam pikiran Adelyn dan Liam.
"Jaga Catherina untukku."
Dan setelah itu...

Manuel Vexmor menghilang.

Tidak ada tubuh yang tersisa.

Tidak ada makam.

Tidak ada jasad yang bisa dikuburkan.
Hanya serpihan cahaya ungu keemasan yang terangkat ke langit, berputar seperti debu bintang, lalu perlahan lenyap di antara awan.

Catherina hanya mampu memandangi langit.

Sepuluh cincin kristal yang dahulu berada di jari-jari Manuel kini melingkar di tangannya.

Sejak hari itu, Catherina tidak pernah melepasnya.

---

Beberapa Tahun Kemudian

Musim telah berganti berkali-kali.

Arvenhall telah dibangun kembali.

Jalan-jalan yang dahulu retak kini telah diperbaiki.

Bangunan-bangunan yang hancur oleh pertempuran telah berdiri kembali dengan arsitektur yang bahkan lebih megah.

Akademi sihir Arvenhall juga telah berubah.

Menara-menara baru berdiri di sisi timur.

Lapangan latihan diperluas.

Beberapa ruang kelas lama bahkan telah direnovasi dengan perlindungan sihir tingkat tinggi.

Namun ada satu tempat yang hampir tidak berubah.

Taman akademi.

Taman luas yang berada di sisi belakang akademi masih dipenuhi pepohonan tua, bunga-bunga sihir, kolam kecil dengan air sebening kaca, serta bangku batu yang menghadap ke danau.

Dunia Sihir S2 (Orine)Stories to obsess over. Discover now