tentang keindahan yang tak membutuhkan pengakuan
śrī - keindahan, kemuliaan, cahaya yang memancarkan pesonanya sendiri.
barangkali, menurutmu, aku tidak cukup cantik.
kau melihat beberapa noda di wajahku, lalu menjadikannya alasan untuk meragukan seluruh keindahanku. kau menghitung satu per satu kekuranganku, seolah kecantikan adalah perlombaan tentang siapa yang memiliki kulit paling sempurna.
tidak apa-apa.
aku tidak pernah meminta matamu untuk menyukaiku.
sebab aku tahu, ada wajah yang akan kau anggap indah, dan ada wajah yang akan kau cari celanya.
dan kebetulan, aku memilih untuk tidak peduli pada bagian kedua.
jerawat akan datang dan pergi. noda akan memudar. wajah akan berubah seiring waktu.
tetapi cara seseorang memandang dirinya sendiri-barangkali itu yang jauh lebih lama tinggal.
jadi biarkan wajahku tidak sempurna.
biarkan ada hari ketika aku bangun dan tidak menyukai pantulan di cermin. biarkan ada saat ketika aku merasa kurang cantik dibanding perempuan lain.
aku tetap akan belajar mencintainya.
bukan karena wajah ini sempurna,
tetapi karena wajah inilah yang selalu ada ketika semua orang pergi.
dan jika suatu hari kau masih ingin mengatakan bahwa aku tidak cantik, katakanlah.
aku tidak akan membantah.
sebab kecantikanku tidak membutuhkan persetujuanmu untuk menjadi nyata.
aku adalah śrī-
bukan karena tak memiliki cela,
melainkan karena aku tetap memilih bercahaya
meski kau sibuk menunjukkan noda.
- untuk mereka yang pernah dibuat merasa tidak cantik hanya karena tidak memenuhi standar seseorang.
KAMU SEDANG MEMBACA
śabda.
Poetryśabda kata. suara. sesuatu yang pernah ingin diucapkan, tetapi akhirnya memilih tinggal sebagai tulisan. barangkali manusia memang terlalu pandai menyembunyikan perasaan di balik kata-kata sederhana. maka di sini, beberapa kata akan kuberi nama. ten...
