Bagian 1. Casting

103 4 0
                                        

Sepuluh tahun setelah masa SMA mereka berakhir, nama-nama itu seharusnya hanya menjadi bagian dari masa lalu. Namun sebuah pertemuan, sebuah foto lama, dan beberapa nama yang kembali muncul membuat satu periode kehidupan yang pernah mereka tinggalkan perlahan terbuka kembali. Tidak semua orang mengingat masa SMA dengan cara yang sama; bagi sebagian orang, masa itu adalah tempat mereka menemukan sahabat, bagi yang lain menjadi tempat pertama kali mengenal cinta, dan bagi beberapa orang justru menjadi tempat mereka belajar kehilangan. Cerita ini akan membawa kita kembali ke sebuah sekolah yang menyimpan terlalu banyak rahasia, tepat ketika para tokohnya masih mengenakan seragam dan belum tahu bahwa keputusan kecil mereka saat itu akan memengaruhi kehidupan sepuluh tahun setelahnya. Karena sebelum kita mengetahui bagaimana semuanya berakhir, kita perlu mengenal siapa saja yang pernah berada di dalam cerita ini.

Oniel as Corneil Schiffer Vanisio

Oniel bukan tipe pria yang mudah menjadi pusat perhatian, meskipun keberadaannya hampir selalu disadari oleh orang-orang di sekitarnya

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.



Oniel bukan tipe pria yang mudah menjadi pusat perhatian, meskipun keberadaannya hampir selalu disadari oleh orang-orang di sekitarnya. Ia lebih sering duduk sambil memperhatikan keadaan daripada ikut dalam percakapan yang terlalu ramai. Di kelas, nilainya cukup baik dan ia dikenal sebagai seseorang yang bisa diandalkan ketika ada tugas kelompok, walaupun terkadang terlalu malas untuk mengakui bahwa dirinya memang peduli. Di sekolah, Oniel aktif dalam ekskul basket, tetapi diam-diam lebih menyukai photography club. Baginya, kamera adalah cara paling mudah untuk menyimpan sesuatu tanpa harus menjelaskan perasaan yang ada di baliknya. Anehnya, sebagian besar foto yang ia simpan justru berisi seseorang yang sama.

Indah.

Masalahnya, selama bertahun-tahun Oniel tidak pernah benar-benar mengatakan apa yang ia rasakan. Bukan karena tidak ada kesempatan, tetapi karena setiap kali kesempatan itu datang, selalu ada alasan untuk menundanya. Besok, minggu depan, setelah ujian, setelah pertandingan, setelah acara sekolah—sampai akhirnya waktu berjalan terlalu jauh.

Sepuluh tahun kemudian, Oniel masih menyimpan satu foto lama yang seharusnya sudah ia hapus sejak lama. Foto seorang gadis berseragam SMA yang sedang tertawa tanpa sadar bahwa dirinya sedang dipotret. Nama file foto itu hanya satu kata. Indah. Dan mungkin, sampai sekarang, itu adalah satu-satunya pengakuan yang pernah berhasil dibuat Oniel.

Indah as Indah Clara Nabel

Indah as Indah Clara Nabel

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
The Last Chance | ONDAH JKT48 [ON GOING]Stories to obsess over. Discover now