1

22 9 0
                                        

"Kak Seungmin, aku mencintai kakak! Apa kakak mau jadi kekasihku?"

Perempuan itu menyodorkan setangkai bunga berwarna merah segar yang baru ia beli kearah kakak kelas nya yang tengah berdiri di hadapannya, berharap laki-laki yang ia taksir selama ini menerima cintanya.

Kim Seungmin, kakak kelas dari perempuan tersebut yang mendengarkan pernyataan cinta dari adik kelas nya itu merasa bingung, ia kira jika seseorang jatuh cinta akan seindah film romansa yang ia tonton, semendebarkan musik romansa yang ia dengar, dan secantik komik romansa yang ia baca.

Hening, tidak ada yang berbicara satu sama lain. Di satu sisi Seungmin yang masih bingung, sedangkan perempuan itu takut dan malu tidak ingin melihat kearah laki-laki di hadapannya.

"..."

"Maaf, aku tidak bisa membalas perasaanmu"

Perempuan itu terkejut, ia membolakan matanya tidak percaya. Bulir air terlihat mulai menggenang pada kelopak matanya dan siap akan mengalir jatuh kapan saja.

"T-tapi, kenapa??"

"Aku tidak merasa bahwa aku juga mencintaimu, maaf"

Katakan Seungmin jahat, karena yang ia ingin rasakan saat orang menyatakan cinta nya, dirinya ingin merasakan debaran dan perasaan dari 'cinta' tersebut, seperti yang banyak dikatakan orang.

"Maaf"

⊹ ࣪ ˖ ໒꒱

Kim Seungmin, merupakan siswa SMA kelas 10. Pemuda yang sedang membaca novel di atap sekolah itu tiba-tiba teringat akan kejadian ketika adik kelas saat masa SMP nya itu menyatakan cinta padanya. Novel romansa yang ia baca menunjukkan akhir bahagia dimana tokoh utama yang jatuh cinta, dan akhirnya menyatakan cintanya pada orang tersebut.

"Penulisan nya sangat bagus"

Komentar Seungmin di tengah-tengah pernyataan sang tokoh utama, saat pernyataan cinta tersebut.

Kriet..

Pintu masuk rooftop itu terbuka, menampilkan sosok laki-laki dengan pipi chubby nya. Pemuda itu menghampiri Seungmin yang masih memegang novel nya sambil duduk bersandar pada pembatas kawat rooftop tersebut.

"Seungmin!"

Pemuda itu berjalan dengan kantong kresek hitam ditangan nya, yang berisi banyak jajanan. Ia kemudian duduk di sebelah teman semasa kecil nya itu.

"Hi, Jisung"

"Masih membaca novel itu lagi?"

"Sebentar lagi tamat kok"

Teman Seungmin yang diketahui namanya adalah Jisung hanya bisa menghembuskan nafas kasar, sambil mulai mengeluarkan jajanan yang baru saja ia beli.

"Aku baru tau Pak Jung mulai jualan cheesecake, aku kira cuma donat dan roti saja"

"Sudah dari 2 Minggu yang lalu" ucap Seungmin, tanpa memindahkan atensi nya dari novel di tangan nya tersebut.

"Kamu memang suka memperhatikan sekitarmu ya"

Kemudian hening, Seungmin yang masih fokus membaca halaman terakhir novel tersebut, dan Jisung yang sibuk melahap cheesecake nya.

Say, You Love Me || ChanMinStories to obsess over. Discover now