Pertemuan pertama mereka seharusnya hanya berlangsung satu jam.
Seorang manajer proyek. Seorang kepala desa.
Selesai.
Namun Pacima Sura selalu memiliki usulan yang membuat Jenggala Rimba Sumatra berpikir ulang. Bukan untuk menghentikan pembangunan...
Sebelum memulai cerita ini, ada beberapa hal yang ingin penulis sampaikan.
Tokoh utama laki-laki dalam cerita ini menggunakan face claim Johnny Suh (NCT) semata-mata untuk membantu pembaca memvisualisasikan karakter Jenggala atau Pak Kwan.
Namun demikian, seluruh pengembangan karakter, latar belakang, kepribadian, dialog, konflik, serta alur cerita merupakan karya orisinal penulis dan sebisa mungkin tidak memiliki keterkaitan dengan kehidupan pribadi maupun citra asli Johnny Suh.
Cerita ini juga mengambil latar di sebuah wilayah fiktif, yaitu Desa Smaradhana, Kecamatan Redjoharum.
Meski demikian, suasana, budaya, bentang alam, hingga beberapa elemen administratif dalam cerita banyak terinspirasi dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Timur, yang kemudian diolah kembali menjadi dunia fiksi demi kebutuhan cerita.
Karena itu, apabila pembaca menemukan kemiripan nama tempat, budaya, maupun kondisi geografis dengan lokasi tertentu, hal tersebut merupakan bagian dari inspirasi dan bukan representasi langsung dari wilayah tersebut.
Terima kasih sudah bersedia berkunjung ke Smaradhana.
Semoga perjalanan Pak Kwan alias Mas Proyek dan Mba Kades bisa menemani kalian hingga halaman terakhir.
Selamat membaca.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.