Ketika Polisi Dingin Bertemu Tuan Muda Paling Berisik di Beijing
Beijing, Era Republik Tiongkok
Beijing adalah kota yang tidak pernah benar-benar tidur.
Di pagi hari, para pedagang membuka kios mereka di sepanjang jalan. Suara penjual roti kukus bersahutan dengan dering becak dan langkah kaki para pekerja. Menjelang siang, para bangsawan, pejabat, dan saudagar memenuhi restoran-restoran mewah. Saat malam tiba, lampion mulai menyala, tetapi di balik cahaya yang indah itu, kejahatan tetap mengintai.
Pencurian.
Pembunuhan.
Penyelundupan barang antik.
Semua itu menjadi pekerjaan sehari-hari Biro Kepolisian Beijing.
Dan di antara seluruh penyelidik, ada satu nama yang paling disegani.
Yuan Hong.
Usianya baru dua puluh delapan tahun, tetapi kemampuan menyelidikinya membuat banyak polisi senior pun mengakuinya.
Ia hampir tidak pernah gagal memecahkan kasus.
Ia mampu melihat petunjuk yang luput dari pandangan orang lain.
Ia mampu membuat seorang penjahat mengaku hanya dengan beberapa pertanyaan.
Namun, bukan hanya kemampuannya yang terkenal.
Melainkan sifatnya.
Dingin.
Pendiam.
Tidak banyak bicara.
Dan...
Tidak pernah tersenyum.
Di kantor polisi bahkan beredar lelucon.
"Apa Yuan Hong lahir sudah tanpa senyum?"
"Aku rasa iya."
"Tidak... kurasa dia bahkan lupa caranya tersenyum."
Semua hanya tertawa pelan.
Tak seorang pun berani mengatakan itu di depan Yuan Hong.
Tatapan matanya yang tenang sudah cukup membuat orang memilih diam.
Tetapi di balik wajah tanpa ekspresi itu, tersimpan luka yang tidak pernah sembuh.
Lima tahun yang lalu...
Ibunya meninggal dunia.
Sejak hari itu, dunia Yuan Hong ikut berhenti.
Senyumnya menghilang.
Tawanya lenyap.
Yang tersisa hanyalah pekerjaannya sebagai polisi.
Ia percaya, selama dirinya terus bekerja, pikirannya tidak akan sempat mengingat kesedihan yang terus menghantuinya.
Yuan Hong juga berasal dari keluarga terpandang.
Ayahnya adalah seorang panglima militer yang memiliki pengaruh besar di ibu kota.
Nama keluarga Yuan dihormati ke mana pun mereka pergi.
Namun ironisnya...
Hubungan ayah dan anak itu sedingin musim dingin di utara.
Mereka jarang berbicara.
Sejak kecil Yuan Hong lebih dekat kepada ibunya.
Sedangkan ayahnya selalu sibuk memimpin pasukan.
Setelah ibunya meninggal, hubungan mereka menjadi semakin jauh.
Rumah keluarga Yuan yang megah terasa lebih asing daripada kantor polisi tempat Yuan Hong bekerja setiap hari.
VOCÊ ESTÁ LENDO
Kipas di musim dingin
Fanficmenceritakan 2 orang dengan kepribadian bertolak belakang yg di pertemukan takdir
