Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

00

1.2K 102 4
                                        

Lavanya natalia Christy kerap di panggil Christy/dedek ia memiliki sifat peduli, baik hati, manja, penyayang, sabar, rendah hati serta lembut dalam berbicara, ia berumur 16 tahun anak dari seorang model namun mamanya meninggal akibat kecelakaan yang berhasil merenggut nyawanya







Shani Indira mahendra kerap di panggil Shani, dia memiliki sifat dingin, cuek datar, tak peduli pada sekitarnya ia bisa di bilang jelmaan iblis, namun beda ketika di depan Christy, di depan Christy ia bisa lembut, perhatian, penyayang dan juga kepedulian yang tinggi namun semuanya ada alasan di balik semua itu shani berumur 21 tahun





Langsung aja ya

Papa Shani:Ricard mahendra
Bunda:Clara

Papa Christy:Vito
Mama:melody

Teman shani
Gracia
Anin
Feni

Teman Christy
Adel
Zee
Olla

Dendam yang kalah dengan
Rasa sayang




Di suatu rumah yang mewah terdapat seorang gadis cantik berumur 12 tahun baru saja terusik dari tidurnya karena seseorang yang sedang mencium pipinya dengan lembut, ia membuka matanya perlahan
"Good morning anak ayah" Ucap Ricard sang ayah dari shani
"Morning to ayah"Balas shani dengan senyuman yang terukir di wajahnya
" Bangun bunda sudah menunggu di bawah"ucap Ricard dengan lembut
"Iya nanti aku kebawa aku mau mandi dulu ayah" Ucap shani
"Okey, jangan lama lama ya muach" Ucap Ricard lalu mencium shani
Setelahnya Ricard pun keluar, shani pun turun dari kasur lalu berjalan ke kamar mandi

Setelah selesai mandi shani pun memakai seragam sekolah nya setelah rapi iapun melangkah keluar kamar menuju lantai bawah

"Bundaaaaaa ayahhh" Panggil shani
"Hai sayang nya bunda udah siap nih mau berangkat sekolahnya" Ucap Clara lalu berlutut di depan shani agar lalu memperbaiki dasi shani
"Hihi iya ndaa" Ucap shani
"Sarapan dulu ya cinta" Ucap Clara lalu menggendong shani dan mendudukkan nya di atas kursi sampingnya
"Bunda suapin ya" Ucap Clara lalu di angguki shani
Clara pun menyuapi shani dengan telaten
"Ayah anterin aku sekolah kan? " Tanya shani pada sang ayah
"Pasti dong, masa seorang princess ngak ayah anterin sekolah sih" Ucap Ricard
"Hihi princess" Tawa shani
"Iya princess ayah sama bunda ini humm" Ucap Clara
"Makan lagi"sambung Clara lalu kembali menyuapi shani

Skip

Setelah selesai makan shani pun di Pakaikan sepatu oleh ayahnya, dan Clara yang merapikan rambutnya
" Yuk bunda anter sampai depan Oke "ucap Clara lalu di angguki shani

Clara menggandeng tangan mungil shani sebelah kiri dan Ricard sebelah kanan

Di teras rumah
" Sayang aku sama adek pergi dulu ya"ucap Ricard
"Iya hati hati ya sayang bawa mobilnya" Ucap Clara
"Jangan genit genit di kantor awas aja"lanjut Clara
" Siap sayang, mana mau aku genit genit sama wanita lain orang istri aku secantik dan sesempurna ini kok"ucap Ricard
"Bisa aja kamu" Ucap Clara salting
"Huum ayah sama bunda lupain aku" Ucap shani yang ngambek dan memalingkan wajahnya
"Hahah ada anak ayah ternyata sini" Ucap Ricard lalu menggendong shani
"Anak bunda nih cemburu bund" Ucap Ricard dengan suara anak kecil
"Anak kecil bca cembulu ya hmmm"ucap Clara lalu mencium wajah shani bertubi tubi
" Sayang nya ayah bunda ini"ucap Clara membuat shani tersenyum
"Udah sekarang pamit sama bunda kita berangkat ya" Ucap Ricard
"Undaaa aku mau sekolah dulu ya bunda" Ucap shani dengan suara lucu
"Oke sayang, belajar yang bener jangan bandel ya" Ucap Clara
"Dada bunda" Ucap Ricard mewakili shani

unplanned devotion Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang