BAB 1 : SI TAMPAN.

34 5 0
                                        

PHUWIIIINN..... INI BEKEL KAMU KETINGGALAN..

Phuwin menoleh ke arah sumber suara yang di dengarnya sayup sayup dan mendapati seorang pria tampan yang sedang berlari kearahnya sambil menenteng sebuah tas bekal berwarna biru, hembusan angin memporak porandakan rambut hitam tebalnya yang gondrong.

Hoosshh hoosshh hoossshh..
Tangan pria itu bertumpu pada lututnya dengan nafas ngos ngosan. Lelah karena berlari di tengah terik matahari siang demi mengantarkan bekal sahabatnya yang tertinggal.

"Gila sih yaa, bisa bisanya bekel di tinggal, emang uang saku lu cukup ampe malem!?" Oceh Pond.

"Hehehe, sorry.. Abisnya gue lupa klw hari ini ada acara sekolah" Phuwin menyengir tak berdosa.

"Ah elah, untung aja lu punya sahabat yang tampan dan baik hati kyk gue. Nih ambil, gue mau balik ke kelas, bye!" Pond kembali berlari menuju kelas 12 IPA meninggalkan Phuwin yang masih berdiam di tempat.

"Iyaa sih, tampan.. Kenapa coba dulu gue nolak lu.." Gumamnya.

FLASHBACK

POND NARAVIT X PHUWIN TANGSAKYUEN (10thn)

"Phuwinn.."

"Apalagi!? Aku muak ya kamu gangguin terus! Mau apa sih sebenernya?"

"Kamu cantik sekali, tapi kamu galak, aku takut"

"Apasih ga jelas! Phuwin laki-laki mana ada laki-laki cantik, pake ngatain phuwin galak lagi! Emak phuwin noh lebih galak"

"Phuwin cantik jangan marah marah terus dong.. Kan pond jadi takut mau ngomongnya"

"Ya udah cepetan mau ngomong apa, phuwin sebentar lagi pulang, kata buna harus pulang sebelum maghrib"

"Iyaa iyaa, pond cuma mau ngomong sebentar kok"

"Ya udah ngomong aja pond!"

"Sebenernya... Pond suka phuwin.. Pond gangguin phuwin terus karena pond suka phuwin.. Pond.. Pond gamau jauh jauh sama Phuwin.. Makanya pond ikutin Phuwin terus.."

"Tapi Phuwin ga suka pond! Phuwin suka cewek, lagian pond ngeselin! Jelek! Phuwin ga suka"

"Jadi pond di tolak nih? 🥺"

"Ga usah masang muka sedih gitu dong! Kan kita masih bisa temenan!"

"Tapi kan Phuwin ga suka Pond, emang bisa temenan klw Phuwin ga suka?"

"..... "

"Eummm ya udah deh, pond minta maaf yaa klw buat phuwin ga nyaman, pond janji ga bakal gitu lagi, ini terakhir deh"

"Apasih ga jelas! Udah ah phuwin mau pulang, bye pond!"

KEESOKAN HARINYA...

*Tumben banget Pond belum dateng hari gini, biasanya juga udah nongol*

BESOKNYA...

*Pond ga dateng juga?*

BESOKNYA..

*Ga dateng lagi?*

"BUNAAAAAAA..."

"Opo toh dek? Teriak teriak aja kamu ini"

"Bunaa, Phu mau ke rumah Pond sebentar yaa?"

"Mau ngapain?"

"Nengokin Pond bunaa, tumben banget dia ga dateng udah 3 hari."

"Loh, emang Pond gaada bilang kamu toh?"

"Bilang apa buna?"

"Keluarganya loh udah pindah dari 3 hari lalu masa kamu ga tau?"

DEG....

"Loh? Masa? Kok pond ga bilang bilang phu?"

"Ya mana buna tau, kalian lagi berantem tah?"

"Emang mereka pindah kemana buna?"

"Ke Prancis kemaren katanya, ada bisnis disana"

1 TAHUN...

2 TAHUN...

3 TAHUN...

4 TAHUN...

5 TAHUN...

PHUWIN TANGSAKYUEN (16 tahun)

TOK.. TOK.. TOK...

TOK.. TOK.. TOK...

"Iyaa sebentar.."

*Siapa sih pagi pagi bertamu*

"Iyaa cari siapa ya?"

Phuwin melongo melihat betapa tampannya pria si depannya saat ini.

"Hai.. Phuwin kan?"

*Hah? Dia kenal gue?*

"I-iyaa, siapa ya?"

"Aku Pond, kamu lupa kah?"

*HAH..!? ANJIR GANTENG BANGET*

Kriiinnggggg......

Bel sekolah menyadarkan Phuwin dari tempatnya, buru buru ia pergi ke kelas dan duduk dengan tenang di bangkunya.

*Bohong klw gue bilang lo jelek, lo selalu tampan pond, bohong klw gue bilang gue mau nolak lu waktu itu, gue cumaa... Takut di liat salah karena cinta kita..*

THE SPACE BETWEEN USStories to obsess over. Discover now