Aku Tidak Minta Di Lahirkan

7 2 0
                                        

                      ꤠ፝꒱  ׄ    ׅ   ׄ   ☘️🎀̵ ׅ

Nathalie Ariell Nevana. adalah gadis berparas cantik, rambut berwarna coklat tua yang terurai panjang, dan hati yang sangat baik. Nathalie bisa di bilang gadis yang ceria, sebelum keadaan merubah segalanya, merubah keceriaannya, merubah senyumannya menjadi senyuman pahit dan dingin, merubah tawa riangnya menjadi tawa yang hambar.

Dulu Nathalie sangat di sayang oleh kedua orang tuanya, sebelum semuanya berubah karna seseorang yaitu, Yura . Yura adalah gadis yang ayah dan ibu Nathalie ambil di panti asuhan karna mengaku anaknya yang hilang 17 tahun lalu. kehadiran Yura bagaikan mimpi buruk bagi Nathalie. Setelah kehadiran Yura, Semua kebahagiaan Nathalie seketika hilang, karna Yura selalu memfitnah Nathalie agar Nathalie di benci oleh orang tuanya.

Sore ini, Nathalie dan keluarganya sedang merapihkan barang barang, karna mereka akan pindah kota. Menurut beberapa orang kota yang akan di tempati Nathalie adalah kota yang sangat indah dengan ribuan kenangan, tetapi Nathalie tidak mempedulikannya. karna pikir Nathalie adalah, "yauda sama aja, mau tinggal di manapun, di kota manapun. jika tidak mendapatkan kasih sayang ya tidak akan bahagia. mau secantik dan seindah apa kota itu".

                         ꤠ፝꒱  ׄ    ׅ   ׄ   ☘️🎀̵ ׅ

Nathalie sedang berada di kamarnya, yaa merapihkan barang barangnya dan memilah mana yang akan di bawa dan yang akan di buang. tetapi melihat semua barang barang itu bagaikan ruangan dengan seribu kenangan yang akan selalu ia rindukan, tempat yang mendampinginya. di saat bersamaan yang indah dulu sebelum semuanya rusak. tanpa sadar, air mata Nathalie turun. di saat yang sama, Yura masuk ke dalam kamar tanpa permisi. Yura melihat Nathalie mengusap air matanya dengan cepat, pikiran jahat mulai melintas di benak Yura.
"eumm apa gue bilang ke mama papa ya kalo misalkan Nathalie nampar gue" batin Yura. Nathalie melihat itu tidak mempedulikannya sama sekali, karna yang Nathalie butuhkan hanya satu. ketenangan.

Tiba tiba Yura berteriak.

"AAAA!! MAMAA!! PAPA!!"
Teriakan itu Langsung membuat Nathalie berdiri kebingungan, Mama Dan Papa Mereka datang dengan wajah yang panik, Yura mulai pura pura menangis agar ia terlihat kasihan. Nathalie bertanya dengan wajah yang panik sekaligus kebingungan.

"Yura!? Kamu gapapa? Kamu kenapa? kok tiba tiba teriak!?"
Di saat yang sama Papa langsung menampar Nathalie.
"KAMU APAKAN ANAK SAYA!! DASAR ANAK TIDAK TAHU DI UNTUNG!!"

Nathalie langsung terjatuh akibat tamparan yang keras itu mendarat di pipinya tanpa aba aba. Mama yang melihat itu malah memeluk Yura, sama sekali tidak melirik Nathalie. Nathalie mulai menangis karna kesakitan.

"DASAR ANAK GATAU DI UNTUNG!! ANAK SAYA KAMU APAKAN!?"
Teriak Papa pada Nathalie yang tidak tahu apa apa. Nathalie menggeleng.
"A-aku ga ngapa ngapain dia... d-dia tiba tiba teriak sendiri..."
Tiba tiba Mama berjalan ke arah Nathalie dan menarik rambut Nathalie.

"KAMU MASIH TIDAK MAU JUJUR!! KATA YURA KAMU MENAMPARNYA!!! MAKSUD MU APA!? SAYA BENAR BENAR MENYESAL TELAH MEAHIRKAN MU!! DASAR ANAK TIDAK TAHU DI UNTUNG!!! KALO NENEK DAN KAKEK TIDAK MENAHAN!! KAMI SUDAH MEMASUKAN ANAK TIDAK BERGUNA SEPERTI KAMU KE PANTI ASUHAN!! ATAU KAMI BUANG KAMU KE JALAN BIAR MENJADI GELANDANGAN!!!"

Kata kata yang terlontar itu membuat Nathalie terdiam, Hati Nathalie sakit, sangat sakit mendengar itu semua. Mama pun menyadari kata katanya yang tidak pantas. Langsung melepas tangannya dari rakbut Nathalie dan berjongkok di depan Nathalie.

"N-natha... maafin mama ya, mama terlanjur emosi..."
"Ma... Natha ga minta di lahirin... Kenapa mama ngomong gitu sama Natha, Satu tanparan keras dari papa pun sudah cukup mah buat membuktikan Natha emang ga berbuat apa apa..."

Ruangan itu langsung hening. Sebelun Yura berbicara dengan nada terputus putus seolah olah ia paling tersakiti.
"Papa... Mama... jangan sakitin ka Natha, Ini salah Yura yang tiba tiba datang ke kamar ka Natha saat ka Natha lagi sibuk"
Nathalie hanya menunduk mencoba menahan air matanya, tiba tiba Papa berbicara dengan nada ketus.
"Sudahlah, mau dia salah ataupun tidak. Dia emang pantas mendapat tamparan!"
"Kamu diam!!" Mama mulai merasa sangat bersalah.

Di saat yang sama Nathalie berdiri dan mengambil kardus di atas kasurnya. Ia berjalan ke arah pintu keluar sebelum berhenti dan berkata tanpa menoleh ataupun berbalik.
"Sudah lah Ma, Pa, Yura. Ayo jalan... Natha gamau memperhambat perjalanan, atau... Natha duduk di Mobil barang saja. Biar tidak mengganggu"
Mama sudah mau menjawab untuk menahan Nathalie tetapi Papa memotong pembicaraan Mama.
"Saya juga tidak akan menerima kamu di mobil saya! Kamu duduk di mobil barang!! Masih beruntung kamu saya berikan tempat duduk!!"
Nathalie segera berjalan tanpa menoleh, ia berjalan ke arah mobil barang.

"Pa!! Jangan kaya gitu!!! Nathalie juga anak kita!!"
"Sudah lah!!! Kamu jangan buat saya emosi!! Perjalanan kita panjang!!! Diam dan masuk ke mobil!! Sekarang!!"
Mama sudah tidak bisa berbiacara, mama akhirnya mengalah dan berjalan ke mobil, di saat yang sama. Yura berdiri di belakang mama sambil berseringai jahat karna misinya berhasil.
Mama juga melihat itu dari pantulan spion mobil, dan mulai merasa ada yang tidak beres dengan Yura.

               𝅄   𖥫᪲   ׄ   🌺📰̷  ֵ   १  ׄ

Tanpa Nathalie sadari, Ini adalah awal dari ceritanya. Di mana ia akan merasa sangat di cintai dan merasa memiliki rumah tempatnya bercerita, manangis, dan mengadu.

Seiman Tapi Tak SeaminBağımlısı olacağınız hikayeler. Şimdi keşfedin