Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.

1. Dia... Yang Kembali dari Kanada

55 9 1
                                        


Pukul 18.00, Seoul, Korea Selatan. Kediaman keluarga Huang.

Sejak petang sore tadi, rumah besar bergaya klasik eropa itu begitu sibuk mempersiapkan jamuan untuk tamu yang lama di nanti kehadirannya. Para pekerja sudah sibuk dengan bagian mereka masing-masing. Pelayan bagian dapur sibuk menyiapkan hidangan makanan, pelayan bagian bersih-bersih sibuk untuk membersihkan dan menata tiap sudut rumah agar terlihat lebih rapi dari biasanya.

Bukan hanya pekerjanya saja, sang Nyonya besar pun turut ikut andil. Submissive paruh baya yang telah menginjak usia 50 an tahun itu dengan keahlian memasaknya kini membuat hidangan laut yang dipadukan dengan cita rasa khas korea. Para pelayan dapur pun membantu sedikit demi sedikit, karena merasa tak enak jika membiarkan sang Nyonya menggarap semua sendirian.

"Bunda, memangnya Paman dan Bibi Seo membawa rombongan? Kenapa masaknya banyak sekali, sih?" Tanya si pemuda cantik yang sejak tadi hanya melihat kegiatan sang ibu yang memasak dari meja pantry dekat dapur. Pertanyaannya membuahkan senyum dari wajah cantik yang mirip dengannya itu.

"Kita menyambut Paman dan bibimu yang sudah lama tidak tinggal di Korea. Mereka pasti rindu sekali masakan khas negara kita. Lagian, bukan hanya Paman dan Bibi.. Minhyungie juga ikut pulang."

Deg!

Mendengar kabar dadakan itu, membuat pemuda cantik itu membeku total. Bibirnya sedikit terbuka membentuk huruf 'o'

"Kenapa Bunda tidak bilang?! Kak Mark ikut pulang?? Apa Haechan juga ikut?" Tanya nya antusias. Ya, jika sepupu tertuanya ikut, bukankah sepupu mudanya juga akan ikut? Biasanya Haechan sangat suka menempeli kakaknya kemana pun.

Baekhyun, sang ibu menggeleng sambil tersenyum. "Kata Bibi Taeyong, Haechan absen dulu. Dia masih sibuk menyelesaikan skripsinya."

Dan Renjun, si pemuda cantik itu lantas cemberut. Ia menopang dagu dengan wajah tertekuk. Dengusannya juga terdengar keras. "Tidak seru ah! Kak Mark itu terlalu serius tahu, bun. Kalau aku cerita dia cuma diam, atau hanya jawab hm."

Sekali lagi Baekhyun tersenyum sambil menggeleng mendengar keluh kesah putra tunggalnya itu. "Sudah, mending kamu siap-siap gih. Bunda juga sebentar lagi selesai masaknya. Nanti biar Bi Ryu yang lanjut." Ucap sang ibu yang langsung dituruti oleh Renjun.

Pemuda cantik itu beranjak dan segera menuju kamarnya yang berada di lantai dua. Renjun juga tak repot-repot memilih- milih pakaian, ia akan gunakan pakaian santai tapi tetap memberi kesan sopan.

Selama bersiap pun, entah mengapa rasanya bertemu sepupunya kali ini terasa berbeda. Sejak tadi ia merasa berdebar, gugup, dan sedikit tak nyaman. Ia tak tahu apa alasannya, padahal yang akan ia temui adalah sepupunya, bukan seseorang yang spesial layaknya kekasih.

Sudah beberapa tahun Renjun tak pernah lagi bertemu dengan Mark, sang sepupu dari pihak ibu. Sejak Renjun lulus SMP dan Mark yang saat itu baru naik kelas 2 SMA, keluarga Mark pindah ke Kanada karena perusahaan yang bertempat disana sedang tidak stabil. Sang Paman memboyong seluruh keluarga untuk menetap hingga detik ini mereka belum pernah lagi menginjak kaki di tanah air ini.

Lalu, kini keluarga sang paman kembali datang. Jika ada si sepupu muda mungkin Renjun merasa senang. Karena sejak dulu ia sering bermain dengan Haechan. Tapi Mark... bahkan Renjun dulu memaksa pemuda itu mengajarinya bersepeda saja yang ia dapati justru keengganan. Mark juga sering ketus padanya tanpa alasan. Lalu, yang paling tak bisa Renjun lupakan adalah saat ia duduk di bangku SMP tingkat akhir dan masih satu gedung dengan Mark yang SMA kelas 1. Saat itu Renjun mendapat ungkapan cinta dari teman sekelasnya. Seorang lelaki muda yang tampan dan terkenal pintar. Renjun tentu tak menyia-nyiakan kesempatan karena ia pun juga menyimpan rasa pada pemuda tersebut. Tapi, belum satu hari menjalani kisah romansa remaja, ia mendapat kabar jika pemuda itu dan keluarganya pindah ke Indonesia dan kabar paling mengejutkan lagi, pemuda tersebut mendapat serangan dari seseorang sampai patah tulang bagian lengan.

FORBIDDEN LOVE | MARKRENHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora