1. Meet The Constellation

54 14 0
                                        


Sebuah rasi bintang tidak pernah terbentuk dari satu cahaya tunggal. Hari itu, di tengah ribuhnya koridor sekolah baru yang asing, seorang gadis berambut panjang melangkah dengan canggung. Kedua tangannya memegangi papan karton manila berbentuk rasi bintang bertuliskan Gugus Orion. Gadis itu bernama Althea-atau yang biasa dipanggil Thea oleh orang-orang terdekatnya.

​Thea sempat berdiri mematung di ambang pintu ruang kelas gugusnya. Suasana di dalam benar-benar keos. Puluhan anak baru sibuk dengan atribut MPLS masing-masing yang super random. Di saat Thea mulai bingung harus melangkah ke mana, sebuah tepukan tiba-tiba mendarat di pundaknya.

​"Eh, lo Gugus Orion juga, ya?! Sama dong! Sini, sini, gabung bareng kita aja!"

​Thea menoleh dan langsung disambut oleh cengkeraman ramah dan seringai lebar dari Shana. Gadis yang super ekspresif itu tanpa ba-bi-bu langsung menarik tangan Thea, membawanya masuk ke dalam lingkaran cewek-cewek yang sedang berkumpul di pojok dekat jendela. Di sana, sisa pasukan cewek Gugus Orion ternyata sudah berkumpul.

​"Gak usah tegang gitu, kita semua juga baru saling kenal kok di sini," sapa Tasya, gadis berkacamata yang sejak tadi sibuk merapikan tumpukan kertas tugas MPLS milik sirkel mereka. Sambil membenarkan posisi kacamatanya, Tasya melemparkan senyum hangat yang menenangkan. "Gugus kita ini isinya emang rada ajaib, tapi seru kok."

​"Asli, untung lo dateng," timpal Khalisa yang sedang sibuk kipas-kipas pakai buku panduan MPLS karena kegerahan. Dengan gaya bicaranya yang blak-blakan, ia langsung menunjuk ke arah barisan belakang kelas. "Biar pasukan cewek kita pas berlima, jadi suara kita gak kalah vokal sama cowok-cowok heboh di sebelah sana."

​Thea refleks tertawa kecil, merasa langsung diterima di sana. Namun, belum sempat ia membalas ucapan Khalisa, Icel yang sejak tadi memegang HP langsung berseru heboh, "Bentar-bentar! Mumpung kakak kelas pendampingnya belum masuk, ayo foto berlima dulu! Foto candid pertama hari pertama MPLS!"

​Dengan sigap, Icel mengarahkan kamera HP-nya. Cekrek. Satu foto bersama tersimpan di galeri Icel, menandakan bahwa Thea resmi ditarik masuk ke dalam kehangatan sirkel mereka yang kini genap berisi lima orang gadis.

​Sembari kelima gadis itu lanjut mengobrol dan bertukar cerita tentang tugas MPLS yang merepotkan, pandangan Thea sempat terlempar ke sudut kelas tempat anak-anak cowok berkumpul.

​Di sudut sana, Haniel dan Nathan ternyata sudah langsung klop sefrekuensi. Dua cowok itu sedang tertawa ngakak-entah merencanakan kejahilan apa-sampai-sampai membuat Hylan yang duduk di depan mereka memasang muka keras kepala karena ogah diajak kerja sama memakai aksesori MPLS yang aneh. Sementara di barisan paling pojok belakang, tampak Jovian yang duduk lempeng dengan muka mager maksimal, ditemani Rendy di sebelahnya yang hanya senyum-senyum tenang menikmati pemandangan keos di depan mereka.

​Thea tersenyum tipis melihat pemandangan itu. Hari pertama masuk SMA yang tadinya ia kira bakal menegangkan dan membuat mati kutu, justru berubah menjadi awal dari cerita paling seru. Di dalam ruang kelas yang bising itu, di bawah nama Gugus Orion, rasi bintang mereka baru saja dimulai.


-



-

Ups! Ten obraz nie jest zgodny z naszymi wytycznymi. Aby kontynuować, spróbuj go usunąć lub użyć innego.
ORION: Beyond the Astra ClassOpowiadania do pokochania. Odkryj je teraz