𝐌𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐩𝐞𝐧𝐲𝐚𝐦𝐛𝐮𝐭𝐚𝐧

85 1 0
                                        


ᗰᗩᗩᖴ Yᗩ KᗩᒪO ᑕᗴᖇITᗩᑎYᗩ Kᑌᖇᗩᑎᘜ Տᗴᖇᑌ Kᗩᖇᑎᗩ IᑎI ᑭᗴᖇᗪᗩᑎᗩ ᗩKᑌ
ᴜɴᴛᴜᴋ ᴋᴀʀᴀᴋᴛᴇʀ sᴀɴᴛᴀɪ ᴀᴋᴜ ᴛɪᴅᴀᴋ ᴄᴏᴘʏ" ᴋᴏᴏ ɪɴɪ ʀᴇᴀʟ ʜᴀsɪʟ ᴘᴇᴍɪᴋɪʀᴀɴ ᴋᴜ sᴇɴᴅɪʀɪ
𝕊𝔼𝕃𝔸𝕄𝔸𝕋 ʍɛʍɮǟƈǟǟǟ........

******~~~~~******

Suara deruman motor terdengar sangat ricuh dari biasanya, malam ini gang 𝐁𝐋𝐀𝐂𝐊 𝐋𝐈𝐎𝐍 tanding dengan 𝐃-𝐃𝐑𝐄𝐗 mereka sama' pembalap yang tidak pernah terdengar kata kalah, tapi kali ini sedikit berbeda

Terlihat dari mata ketua 𝐃-𝐃𝐑𝐄𝐗 yang sangat berapi-api saat menatap mata seseorang di motor sport hitam tertulis "𝐁𝐋𝐀𝐂𝐊 𝐋𝐈𝐎𝐍" yang ia duduki

"Siapa buat kekalahan lu?" kata ketua 𝐃-𝐃𝐑𝐄𝐗 dengan tatapan remeh

"Jangan bacot, liat akhirnya aja" setelah mengucap kan itu mereka bersiap-siap untuk meleset kan motor nya di garis start

Motor kedua nya berjalan dengan kecepatan penuh, suara riuh dukungan seakan bisikan angin bagi kedua pemuda yang tengah sibuk pada fokusnya di jalan

Di pertengahan D-DREX berhasil melewati motor sport hitam 𝐁𝐋𝐀𝐂𝐊 𝐋𝐈𝐎𝐍 tapi di balik helm full face nya dia tersenyum *bodoh* saat titik finis semakin dekat motor hatam 𝐁𝐋𝐀𝐂𝐊 𝐋𝐈𝐎𝐍 berhasil melewati motor sport hijau 𝐃-𝐃𝐑𝐄𝐗

Setelah 𝐃-𝐃𝐑𝐄𝐗 berhasil di lumpuhkan, namun kemenangan 𝐁𝐋𝐀𝐂𝐊 𝐋𝐈𝐎𝐍 belum benar' berakhir

Dari kejauhan terdengar suara motor lain mendekat dengan cepat.

"GRNNNNNMMM..." suaranya lebih keras dari sebelumnya. Semua anggota 𝐁𝐋𝐀𝐂𝐊 𝐋𝐈𝐎𝐍 langsung langsung ber waspada

"Siapa lagi sekarang" tanya salah satu anggota 𝐁𝐋𝐀𝐂𝐊 𝐋𝐈𝐎𝐍

Muncul sekelompok pembalap misterius dengan jaket hitam merah berlambang naga api. Mereka dikenal dengan nama 𝐒𝐇𝐀𝐃𝐎𝐖 𝐃𝐑𝐀𝐆𝐎𝐍 geng yang paling di takutin di kota sebelah

Pemimpin 𝐒𝐇𝐀𝐃𝐎𝐖 𝐃𝐑𝐀𝐆𝐎𝐍 turun dari motornya lalu tersenyum tipis "hebat juga kalian bisa mengalahkan 𝐃-𝐃𝐑𝐄𝐗 katanya dengan tatapan remeh nya

"tapi mulai malam ini wilayah ini punya kami" anggota 𝐁𝐥𝐚𝐜𝐤 𝐋𝐢𝐨𝐧 langsung marah mendengar ucapannya

Kota ini nggak akan gue lepas semudah itu," ucapnya dingin.

Shadow Dragon cuma terkekeh pelan. Tangannya memutar kunci, mesin motornya meraung.

"Bagus... Kalau gitu buktikan nyali kalian di trek terakhir besok malam!"

Begitu kalimat itu selesai, mereka langsung tancap gas. Meninggalkan jejak asap tebal dan deru knalpot yang memekakkan. Para anggota Black Lion cuma bisa saling tatap. Raut mereka menegang. Semua sadar, pertarungan selanjutnya bakal lebih gila.


Malam itu bukan malam biasa. Malam itu jadi titik awal balapan paling brutal. Taruhannya? Harga diri dua geng motor terbesar

*******~~~~~******

Malam itu panas. Dinginnya angin kota kalah sama tegangnya suasana. Kabar duel Black Lion lawan Shadow Dragon nyebar kayak api di musim kering. Markas Black Lion ribut. Kunci pas beradu, mesin meraung disetel ulang.

"Kita haram kalah," suara ketua memecah bising. Matanya nyapu satu-satu. "Ini bukan piala. Bukan duit. Ini soal bendera. Soal tiap jengkal aspal yang udah kita jaga pake darah."

Mencintai Musuh SendiriBağımlısı olacağınız hikayeler. Şimdi keşfedin