Assalamualaikum! Halo semuanya! ✨
Stuck on You ini adalah cerita pertama yang aku tulis. Jadi, mohon maaf banget ya kalau pembawaannya masih banyak kekurangan, ceritanya kurang memuaskan, atau feel-nya terasa kurang pas di hati kalian. Aku masih dalam proses belajar dan akan terus berusaha memperbaiki tulisan ini.
Terima kasih banyak buat kalian yang sudah menyempatkan waktu untuk mampir dan membaca kisah Althaf dan Zizi. Kritik dan saran yang membangun sangat aku harapkan dari kalian semua.
Happy reading, guys! Hope you enjoy it! 🤍
✨✨✨
📖 PROLOG
"Zizi, kamu itu sebenarnya pintar atau pura-pura polos, sih?"
Pertanyaan gemas dari Lyra hanya dibalas kedipan mata bingung oleh Nazeera Kaira Danendra. Di sebelahnya, Arin langsung menepuk jidatnya sendiri sementara Freya hanya bisa menghela napas pasrah.
"Maksudnya apa?" tanya Zizi polos.
Tepat saat itu, rombongan "Trio Astaghfirullah" berjalan melewati meja kantin mereka. Seperti biasa, suasana langsung bising. Gibran sibuk tebar pesona, Arsen sibuk merekam aib Devan, dan Athar langsung memasang wajah menyebalkan saat matanya bertemu dengan Caca—adik Zizi.
"Heh, Bocil Semester Satu! Ngapain lo nongkrong di kantin anak Semester Lima? Balik ke gedung lo sana!" ledek Athar sambil tertawa tanpa lesung pipi.
"Dih, terserah gue lah! Lapak punya bokong lo emang?!" balas Caca ngegas, siap melempar sendok. Kakak beradik dan si kembar Mahendra itu memang tidak pernah bisa akur.
Namun, di antara keributan itu, atensi Zizi teralihkan oleh satu sosok. Althaf Gavriel Mahendra berjalan pelan di belakang kembarannya. Begitu matanya menangkap sosok Zizi, cowok paling dingin se-fakultas itu menghentikan langkahnya. Sudut bibirnya terangkat tipis, memamerkan sebuah cekungan dalam di pipi kirinya. Lesung pipi.
Althaf meletakkan satu kotak susu stroberi dingin di meja, tepat di depan Zizi. "Minum. Jangan telat makan siang," ucap Althaf pendek dengan suara beratnya, lalu mengacak rambut Zizi pelan sebelum berjalan pergi.
"Tuh, kan! Lo liat sendiri, Zi?!" Caca langsung heboh menunjuk susu stroberi itu. "Cowok sekulkas Althaf Mahendra cuma manis sama lo! Dia itu suka sama lo, Kak Zizi!"
Zizi mengerutkan keningnya, lalu tersenyum ceria tanpa beban. "Ih, Caca jangan ngawur. Althaf kan emang baik sama aku karena kita sahabatan dari dulu."
Di ujung kantin, geng cewek itu serempak mengeluh frustrasi melihat ke-tidakpeka-an Zizi. Mereka tidak sadar, di dekat pintu keluar kantin, Maura Calista sedang mengepalkan tangannya kuat-kuat. Matanya menatap tajam ke arah Zizi dengan kilatan penuh kebencian dan obsesi untuk memiliki Althaf sepenuhnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
STUCK ON YOU
RomansaBagi semua orang, Althaf Gavriel Mahendra adalah mahasiswa teknik yang super irit bicara, berwajah sedingin es, dan sulit didekati. Namun, bagi Nazeera Kaira Danendra (Zizi), Althaf hanyalah sahabat dekat sejak SMA yang punya lesung pipi manis. Zizi...
