Prolog

8 2 0
                                        

Bagaikan mentari yang menyinari dunia.

Bagaikan rembulan yang menerangi malam.

Aku melihatmu dibawah cahaya bulan dengan bintang yang mengelilingimu.

Dan aku melihatmu dibawah bayang-bayang ketika mentari datang.

Mengapa kau menghilang?

Mengapa kau datang dan pergi?

Kau tau, mata dapat mengartikan semua tatapan tanpa bicara.

Namun, mengapa tak ada lagi tatapan
hangat nan ceria itu?

Kini aku hanya dapat melihat tatapan kosong nan dingin yang tidak dapat ku artikan.

"Nay -" Suaraku tercekat ketika mendengar suaranya yang datar dan dingin.

"Pergi dan menjaulah." Aku ingin mengejarnya dan memeluknya.

Namun, entah mengapa seperti ada rantai yang tertanam pada kakiku.

Langkahnya semakin menjauh dan ia hilang ditelan bayang gedung perkotaan.

Tanpa kusadari, air mataku menetes.
Rasa asin yang tertelan membuatku tersadar bahwa aku telah kehilangannya kembali.

• In The Name •

In The Name [SkyNani]Historias para obsesionarse. Descúbrelo ahora