𐙚 ˚ Happy Reading ˚ 𐙚
.
.
.
.
.
.
.
"MAMA TOLONG PERUT INCESS SAKIT!!"
"INI DARI TADI EEK NYA GA KELUAR IH!" Teriak gadis yang sejak 20 menit yang lalu sudah empat kali bolak-balik ke toilet siswi.
Reiya Athea Aurora atau yang sering di panggil Reiya, gadis berambut hitam panjang, berwajah cantik dan imut, Reiya siswi SMANJA yang kini duduk di bangku kelas 11. Dia gadis yang selalu memperhatikan penampilannya. Tapi, kali ini... Penampilannya jauh dari kata rapih. Baju seragam yang sudah keluar dari rok, rambut yang sedikit acak acakan, bahkan wajahnya terlihat pucat, entah kemana make up yang selalu terlihat fresh itu.
Akhirnya gadis itu keluar dari kamar mandi, dia berjalan sempoyongan. Dan tepat ketika keluar kamar mandi, ada seorang laki-laki tinggi berbadan tegap yang bersandar di tembok tepat di sebelah pintu toilet siswi.
"Kata aku juga apa kan? Gabisa dibilangin si jadi cewe!" Seandra Aksara Gentala laki-laki itu sudah memasang wajah datar sekarang, bagaimana tidak. Gadisnya itu tidak bisa diatur.
"Aduh stop deh... Jangan ceramah dulu, perut aku sakit nih" Gadis itu bahkan sudah bergelantungan menahan tubuhnya sendiri di tangan Sean.
"Masih sakit banget?" Kini wajah Sean berubah khawatir. Tangannya perlahan mengusap keringat di dahi Reiya.
"Iyaa.. " Jawabnya pelan. "Perut aku nyut-nyutan... " Sean mengusap wajahnya kasar.
"Makannya jangan makan sembarangan!"
"Tapi kan..." Belum sempat Reiya ngeles, suara langkah tergesa terdengar dari ujung lorong.
Keandra Arsenio gemilang, laki-laki dengan wajah yang tak berbeda jauh dengan Sean, mereka ini kembar tak identik. Walaupun begitu, siapapun juga pasti tau mereka kembar.
Kean muncul dengan napas tak teratur sambil membawa segelas air hangat, air itu bahkan sampai tumpah-tumpah terkena tangannya sendiri.
"Air hangat untuk pasien tercinta!" Katanya menyodorkan gelas dengan dramatis.
"Lo juga! Gara-gara lo ngajak dia mukbang, liat sendiri kan akibatnya?!" Cerocos Sean sambil membantu Reiya meminum air hangat yang Kean bawa tadi.
"Lah gue juga makan banyak sehat-sehat aja tuh." Katanya menaik turunkan alisnya.
"Karena lambung lo tuh lambung badak!" Jawab Reiya tak Terima.
"Udah lo diem aja, princess mencret."
"BACOT LO KEANDRA!"
"Tapi muka lo lucu pucet begitu kaya momo," Reiya hendak menendang Kean tapi niatnya itu urung karena perutnya kembali terasa sakit.
Sean merangkul pundak Reiya, "Ke UKS yaa?"
"Gamau nanti sendirian disana, takut." Sean menghela napas.
"Yaudah ke kelas mau?" Reiya kembali menggeleng.
"Ke UKS aku temenin oke?"
"Mau..."Kata Reiya dengan nada manjanya.
Mendengar itu Kean bertingkah seolah ingin muntah di wajah mereka berdua.
"Geli banget gue dengernya."
Sean dan Reiya tak peduli dengan reaksi Kean. Sean menggandeng Reiya berjalan ke UKS, sementara Kean tetap mengikuti dari belakang walau sambil mengoceh sendiri.
"Awas aja nanti pulang gue kasih makan sambel gledek mak ijah!" Katanya dengan kaki diangkat seperti akan menendang. Sean menoleh sekilas "Gue denger ya babi." Kean bahkan tak peduli.
YOU ARE READING
Love Of My Life
RomancePacaran sama kakaknya bonus adeknya?? Gimana kalo kalian punya pacar, terus adeknya malah ikutan naksir? Kalian bakal pilih siapa? Dan itu yang di alami Reiya Athea Aurora, kemanapun dia pergi dengan pacarnya pasti ketempelan adeknya. Penasaran sa...
