episode 1: Ashes of earth

0 0 0
                                        

Tahun 2067
Bumi dilanda wabah biologis misterius yang kemudian diberi nama:
Verdant Collapse
Awalnya, pemerintah dunia menganggap wabah itu hanyalah penyakit tumbuhan biasa.
Mereka percaya masalah tersebut bisa diselesaikan dalam hitungan bulan.
Mereka salah.
Verdant Collapse bekerja dengan cara yang belum pernah dilihat manusia sebelumnya.
Virus itu menyerang sel utama yang menjaga struktur dan kehidupan tumbuhan. Dalam hitungan detik setelah terinfeksi, tumbuhan akan kehilangan bentuknya.
Daun berubah lembek.
Batang pohon runtuh seperti lumpur.
Akar membusuk seketika.
Seluruh tumbuhan perlahan berubah menjadi material abu-abu rapuh yang mudah hancur hanya dengan sentuhan ringan.
Virus itu menyebar sangat cepat:
melalui udara
air
serbuk sari
tanah
bahkan hujan
Namun ada satu hal aneh.
Verdant Collapse tidak bisa menginfeksi manusia maupun hewan.
Para ilmuwan menduga makhluk hidup selain tumbuhan memiliki antibodi alami yang tidak dimiliki tanaman.
Tetapi itu tidak membuat keadaan menjadi lebih baik.
Karena tanpa tumbuhan…
Bumi perlahan mati.
Selama bertahun-tahun, hutan dunia runtuh satu per satu.
Ladang gagal panen.
Kadar oksigen mulai turun.
Hewan-hewan kehilangan habitat dan sumber makanan.
Negara-negara miskin mulai hancur lebih dulu.
Beberapa wilayah berubah menjadi tanah tandus tanpa kehidupan.
Lautan debu menyelimuti kota-kota mati.
Tahun 2078 — 11 Tahun Setelah Wabah
Pemerintah dunia akhirnya menyadari kenyataan mengerikan itu.
Verdant Collapse bukan sekadar wabah.
Itu adalah kepunahan global.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah modern, seluruh dunia sepakat bersatu.
Dibentuklah organisasi internasional terbesar sepanjang sejarah manusia:
INVERDANT
Tujuannya sederhana:
menyelamatkan Bumi.
Ilmuwan terbaik dari seluruh dunia direkrut untuk mencari cara menghentikan Verdant Collapse.
Namun setelah bertahun-tahun penelitian…
mereka menemukan sesuatu yang mustahil diterima.
Virus itu tidak dapat dihancurkan.
Tidak dengan panas.
Tidak dengan radiasi.
Tidak dengan senjata biologis.
Tidak dengan rekayasa genetik.
Setelah ribuan percobaan gagal, para ilmuwan menyimpulkan satu hal:
Verdant Collapse bersifat abadi.
Dan umur Bumi diperkirakan hanya tersisa:
29 tahun lagi.
Harapan manusia runtuh.
Namun kepala ilmuwan INVERDANT, seorang astrobiolog terkenal bernama:
Albert Ash
menolak menyerah.
Jika Bumi tidak bisa diselamatkan…
maka manusia harus mencari rumah baru.
Albert mulai meneliti sebuah bintang kecil yang paling dekat dengan Tata Surya:
Proxima Centauri
Bintang katai merah itu dikenal relatif stabil dan diduga memiliki planet di zona layak huni.
Selama berbulan-bulan, Albert mempelajari data astronomi tanpa henti.
Dan akhirnya…
dia yakin.
Planet bernama:
Centauri b
memiliki kemungkinan mendukung kehidupan manusia.
Namun ada masalah besar.
Planet itu terlalu jauh.
Lebih dari 4 tahun cahaya dari Bumi.
Mustahil dijangkau teknologi manusia saat itu.
Albert hanya bisa berharap pada keajaiban.
Dan keajaiban itu benar-benar muncul.
Tiga Minggu Kemudian
Sebuah objek aneh terdeteksi di dekat orbit Uranus.
Objek itu memutar ruang di sekitarnya seperti pusaran raksasa.
Setelah penelitian besar-besaran, INVERDANT mengumumkan sesuatu yang mengguncang dunia:
Sebuah wormhole ditemukan.
Dan yang lebih mengejutkan…
wormhole itu cukup stabil untuk dimasuki.
Masalahnya hanya satu.
Tidak ada yang tahu ke mana ujungnya mengarah.
Apakah aman?
Atau justru menuju kematian?
Albert segera memimpin proyek baru.
Pesawat tanpa awak pertama manusia untuk memasuki wormhole.
Pesawat itu diberi nama:
Centauri-00
Pesawat tersebut dilengkapi sistem sinyal frekuensi ultra-kuat yang memungkinkan pengiriman data dari jarak antarbintang.
Selama satu tahun penuh, Centauri-00 dirancang dan diuji.
Lalu…
peluncuran dilakukan.
Empat tahun kemudian…
Centauri-00 akhirnya mencapai wormhole.
Seluruh dunia menyaksikan siaran langsungnya.
Pesawat itu masuk ke pusaran cahaya raksasa…
dan menghilang.
Kontak terputus total.
Empat minggu berlalu tanpa kabar.
Banyak orang mengira misi itu gagal.
Sampai akhirnya…
sebuah sinyal muncul kembali.
Sinyal itu berasal dari Centauri-00.
Lokasinya membuat seluruh ilmuwan terdiam.
Pesawat itu berada sangat dekat dengan sistem Proxima Centauri.
Dan data pertama yang dikirimnya adalah:
sebuah foto planet asing.
Planet berwarna biru keunguan dengan lautan luas dan awan tebal.
Centauri b.
Albert Ash menatap gambar itu dengan mata gemetar.
Untuk pertama kalinya sejak Verdant Collapse muncul…
umat manusia memiliki harapan.
namun setelah berbulan-bulan saling mengirim data, centauri-00 kembali hilang kontak, dan dianggap menghilang, misi ini menjadi pembuka jalan bagi manusia menuju peradaban yang lain di planet yang lain.
INVERDANT langsung memulai proyek terbesar dalam sejarah manusia:
Centauri-01
Pesawat berawak pertama yang akan melewati wormhole dan mendarat di dunia baru.
Setelah empat tahun pembangunan, Centauri-01 akhirnya selesai.
Lima kru dipilih untuk menjalankan misi paling berbahaya dalam sejarah umat manusia:
Orlando William — Kapten kapal sekaligus pilot utama
Peterpan alias— Mekanik sistem
Alya Chamber — Medis
Caleb Abigail — Geologist
Desmond greene— Biologist
disaat peluncuran, semua orang menyaksikan, memberikan doa, harapan untuk mereka.
Centauri-01 perlahan meninggalkan Bumi yang sekarat.
Menuju wormhole.
Menuju harapan terakhir umat manusia.

Proxima centauriStories to obsess over. Discover now