Di pagi hari yang indah terdapat gadis bernama azara yang sedang murung karena orang tua nya sibuk dengan pekerjaan nya sampai lupa dengan nya padahal kemarin sudah janji kalau hari ini mau ke laut.
Karena bosan sendirian di rumah azara pun memutuskan untuk keluar jalan jalan. di perjalanan azara melihat sebuah novel yang ada di samping jalan walaupun sudah lecet lecet tapi azara memutuskan untuk mengambil nya karena penasaran dengan novel nya.
Sesampainya di rumah azara langsung masuk ke kamar nya untuk membaca novel tersebut. sesampainya di kamar dia pun berbaring di kasur lalu membuka novel tersebut. beberapa menit berlalu azara sudah selesai membacanya nya.
setelah selesai azara pun menutup novel nya "pantes novel di buang ternyata sangat menyebalkan apa lagi si protagonis cewek nya kok menye menye dan protagonis cowok yang bodoh melebihi bodoh" ucap Azara dengan marah
Setelah selesai acara marah marah nya, azara turun dari kasur nya untuk mengambil air dibawah karna tenggorokan serak sehabis memaki novel tersebut. sesampainya di bawah azara langsung mengambil gelas dan mengisi nya dengan air. setelah meminum air azara pun naik ke atas lagi.
Di pertengahan tangga ia merasakan ada yang tidak beres. dan benar saja tiba tiba saja tangga itu retak dan hancur azara yang belum siap pun terjatuh ke bawah dan darah darah sudah keluar dari kepala azara karna di sana ada benda tajam.
Azara menatap ke atas dan berkata "pah mah azara pergi dulu yaa azara sayang papa dan mama" perlahan azara menutup matanya. tidak ada siapapun disini sepi tidak ada yang tau bahwa di dalam ada azara yang sedang kesakitan.
Setelah beberapa saat pintu terbuka terlihat lah sepasang suami istri. yap mereka adalah papa dan mama nya azara mereka yang sudah di ruang tamu pun memanggil azara untuk turun karna mereka sudah menyiapkan hadiah untuk nya sebagai permintaan maaf mereka
Mereka yang mendapat jawaban dari azara memutuskan untuk ke atas tapi mama azara melihat di bawah tangga ada seorang gadis yang sedang tergeletak dengan darah darah yang sudah keluar 'tidak mungkin pasti itu hanya hanyalan saya saja'. pikir mama azara dalam hatinya
Mama azara pun mendekat ke arah gadis tersebut dan benar saja ia adalah azara "TIDAK TIDAK MUNGKIN INI" teriak mama azara papa azara yang mendengar teriak sang istri pun berlari ke arah sang istri.
Betapa terkejutnya dia saat melihat istri nya sedang memeluk gadis dengan darah yang sudah keluar kemana mana
"Berlin..." panggil papa azara.
Berlin yang mendengar ada yang memanggil nya pun menatap ke atas dan dia melihat suami nya "mas mas ini gak mungkin kan ini pasti bukan azara kan mas..." tanya Berlin sambil menangis.
Sang suami hanya bisa diam tak percaya dengan apa yang terjadi. beberapa kemudian dia pun tersadar dan langsung mengangkat putrinya untuk ke rumah sakit.
"sayang bertahan yaa maaf papa salah meninggalkan kamu sendiri" ucap papa azara dia merasa bersalah karna dia terlalu sibuk dengan pekerjaan nya sampai sampai dia melupakan putri nya, Berlin pun mengikuti dari belakang.
Sesampai nya di rumah sakit "DOKTER TOLONG PUTRI SAYA" teriak papa azara kemudian datang lah dokter dan suster untuk menangani azara. azara pun dibawa ke IGD untuk di tangani.
Papa azara menunggu diluar dengan berdoa datang lah sang istri dia berlari lari untuk menemui suami nya dan putrinya sesampainya di depan suami nya
"mas Candra..." Candra melihat ke atas dia melihat istri nya lalu dia pun memeluk istrinya.
"Saya salah Berlin, maaf" ucap Candra dia sangat sakit melihat putri satu satu nya terbaring di rumah sakit.
"mas Candra ini bukan salah kamu" ucap Berlin sambil menahan air mata nya yang mau jatuh sungguh rasa nya sangat sakit.
Setelah beberapa saat ruangan itu terbuka dokter pun keluar "dengan keluarga pasien" ucap sang dokter
"saya dok saya papa nya" ucap Candra dengan terburu-buru dia sangat khawatir jika sesuatu terjadi kepada Putri nya sang dokter menghembuskan nafasnya
"maaf tuan putri anda tidak bisa kami selamat dengan ini kami menyatakan putri anda mingggal pada tanggal 28 Mei tahun 2026 pukul 14.35"
Candra yang mendengar ucapan sang dokter tak percaya dia pun langsung masuk ke dalam ruangan tersebut. sesampainya di dalam dia melihat putri nya tertutupi oleh kain putih perlahan dia mendekat dan membuka kain itu.
"tidak mungkin sayang ini pasti bohong kan putri kecil papa tidak mungkin meninggalkan papa dan mama sendirian kan" ucap Candra dengan menangis sambil memeluk putri nya
"mas..." ucap Berlin saat masuk keruangan tersebut melihat suami nya yang hancur. Sungguh ini hari yang menyakit kan bagi dirinya Candra yang melihat istri nya pun memeluk sang istri dengan rapuh.
"bagaimana ini Berlin Putri kecil kita pergi dia meninggal kan kita Berlin" ucap Candra dengan rapuh.
setelah beberapa saat pemakaman pun dimulai, Candra dan Berlin yang melihat putri mulai tertutupi oleh tanah pun hanya bisa menangis. saat sudah tertutup semua Candra berjongkok dan mencium dan mengelus batu nisan itu.
"putri papa yang tenang ya di atas sana" ucap Candra. setelah itu mereka pergi dari pemakaman tersebut.
Maaf ya guys kalau ada salah kata dan tidak bisa dipahami ini aku baru pertama kali bikin cerita.
Kalau ada yang tidak di maksud kalian boleh komen disini ya atau pendapat dari kalian.
YOU ARE READING
kakak antagonis
FantasySeorang gadis bernama azara bertransmigrasi ke tubuh seorang figuran dan ternyata figuran tersebut adalah kakak dari antagonis wanita dan di temani olah sistem Bagaimana dengan kelanjutannya kalian bisa membaca nya disini yaa Maaf barangkali ada sa...
