In Texas 1860.
Kieran Dawson pria yang sangat tampan dan gagah, definisi jantan sesungguhnya dengan kulitnya yang sedikit Tan mengenakan rompi berbulu serigala dibagian leher, menampilkan otot-otot lengannya serta topi koboi yang sering ia gunakan dengan boots menambahkan kesan yang luar biasa untuknya.
Tetapi tidak menutup kemungkinan dia adalah pria berdarah dingin yang tak segan menembak kepala orang yang tak mematuhinya.
Masyarakat disana bahkan sekedar menatap matanya saja tidak berani, semua orang tunduk padanya. Kecuali Joseph Vincent berbeda dengan yang lain Joseph sedikit beruntung karena dia adalah teman masa kecil Kieran.
Hari ini adalah hari yang kejam bagi pekerja bawahan Kieran.
Pria tampan itu seolah sedang dirasuki setan membuatnya tak bisa menahan diri amarahnya meledak-ledak dari tadi pagi. Dan sekarang sang Sheriff sedang menggeret seseorang ketengah halaman luasnya.
"Dengar!" Suaranya menggelegar hingga menusuk raga, seluruh pekerjanya yang sudah ketakutan langsung bersujud disana.
"Aku sangat membenci penghianat, dan kali ini ada tikus kecil yang berani mengkhianati ku di bawah kuasaku."
Kalimat yang dilontarkan begitu tajam bagai sillet wajah datar sang Sheriff sangat menakutkan, ditambah seseorang tengah memohon ampun dihadapannya.
"M-maafkan saya, s-saya- ARGH." Belum sempat mengatakan apapun suara tembakan memekikkan gendang telinga.
Pria itu terjatuh dengan kening yang bolong akibat tembakan, darah segar mengalir dibawah rerumputan halaman sang Sheriff. Dari puluhan telinga yang mendengar suara pelatuk tidak ada satupun yang berani mengangkat kepala mereka. Mereka seperti patung yang siap retak seiring waktu sang Sheriff berbicara.
"Kalian mengerti sekarang? Aku tidak menerima penghianat ataupun orang yang berani menutupi nya." Ucapan itu terdengar seperti hukum yang ditegak kan.
"Kembali pada pekerjaan kalian masing-masing." Ucapnya mengakhiri.
Mereka semua berucap pamit dengan gemetar sebelum pergi dari pandangan Kieran.
Kieran kembali masuk kedalam rumahnya membiarkan mayat itu tergeletak mengenaskan disana.
Malam hari sebelum Kieran berubah menjadi iblis menyeramkan dia mempergoki pekerja rendahan nya itu sedang menyuntik kan sesuatu pada sapi peternakan miliknya.
Dan setelah dia usut ternyata akhir-akhir ini sapinya pasti ada yang mati karena disuntik kan racun mematikan.
Dan Joseph mengatakan jika pria itu telah bekerja sama dengan Levin, musuh Kieran. Itulah sebabnya hari ini ia seperti kesetanan.
Kieran adalah pemegang seluruh area Texas, sang Sheriff yang ditakuti seluruh orang. Dia memiliki banyak lahan peternakan, dan berbagai sumber pertanian yang begitu besar. Itulah mengapa ia mempunyai banyak musuh.
Didalam rumahnya dia terduduk di kursi kayu santai. Sembari menghisap putung rokok berbentuk kayu. Menatap identitas pria yang baru saja ia bunuh kemudian tangannya menyalakan korek api lalu membakar kertas itu.
Ia mengeluarkan asap rokoknya dengan santai sampai suara seseorang memecahkan keheningan.
"Apa ini, aku baru sampai dan kau memberikanku hadiah?" Ucap pria itu dengan wajah sebal.
Kieran tak menengok sama sekali ia fokus pada rokok miliknya.
"Hei, tuan Kieran Dawson yang terhormat."
"Bersihkan, Joseph." Ucap Kieran santai.
Joseph berdecak sebelum menghampiri pria itu kemudian duduk disampingnya.
YOU ARE READING
In Texas 1860.
RomanceDitahun 1860 Texas di tengah gurun pasir yang luas. Kieran Dawson pria berdarah dingin yang tak mengenal kata empati berdiri disana sebagai predator yang ditakuti. Tampan, sombong, bringas, kasar, kejam adalah lima kata sempurna untuk menggambarkan...
