Lyana~
.
.
.
.
.
"Apa kau serius dgn perasaan mu Minho?"
"Kim.. aku tidak pernah memiliki perasaan seperti ini sebelumnya, tapi.. saat aku melihat mu rasanya seperti aku ingin tetap berada di samping mu.. tak peduli beberapa kali kau menolak aku..."
Minho menghela nafas sejenak, seperti nya seungmin sungguh tak mempercayai perasaan nya itu... apa dia salah karena mencintai seungmin dengan sepenuh hati nya?.. bukan karena lelucon atau pun candaan.
"minho, hentikan lelucon mu. Perasaan bukan hal untuk candaan" sela seungmin saat Minho hendak berbicara kembali.
"Tapi seungmin... Aku benar-benar mencintaimu kenapa.. kenapa kau tidak paham sama sekali!?"
"Karena kau tidak bisa dipercaya"
"Apa.."
Minho terdiam sejenak, apa dia memang setidak bisa di percaya itu...
"Aku sudah banyak melihat orang yang kau manfaat kan sebelum nya dan aku tidak akan terkena umpan mu kali ini" seungmin menatap tajam ke arah Minho lalu berbalik untuk pergi
"Kejar lah aku sampai kau lelah, aku tetap akan menolak mu" lalu seungmin berjalan pergi.
Minho terdiam sejenak lalu menarik tangan pria yg lebih tinggi darinya itu
"Tunggu, aku belum selesai berbicara!"
Seungmin berbalik menghadap Minho, kini ia berdiri menjulang di atas nya.
"Apa lagi?" Ucap nya dengan wajah datar dan nada dingin
Minho mendongak menatap wajah seungmin, dengan susah payah ia menelan saliva nya
"Apa.. aku tidak punya kesempatan untuk membuktikan perasaan ku?" Ucap Minho pelan
"Bisa kah aku percaya?"
"Kau bisa"
"Tidak.."
"Tapi-"
"Aku tidak bisa"
"Kenapa seungmin! Setidak percaya itukah dirimu pada ku!?" Ucap Minho frustasi
"Bukan begitu..."
"Lalu apa.."
"Karena... Saat aku terlanjur jatuh hati pada mu nanti aku tidak bisa membiarkan mu pergi begitu saja, walau perasaan mu pada ku sudah tidak ada."
"huh?.."
Seungmin menghela nafas.. sebenarnya ia sudah mencintai Minho dari dulu tapi setelah tau Minho banyak mempermainkan atau memanfaatkan orang.. perasaan itu kini perlahan memudar.
Disisi lain Minho mencoba mencerna ucapan seungmin lalu perlahan... Ia sadar.
"Kalau begitu.. jangan lepaskan aku."
"Seungmin, apa kau mengira aku bermain main dengan perasaan ku yg ini? Aku mencintaimu dan kau.. tch memang benar aku banyak memanfaatkan dan mempermainkan perasaan seseorang tapi itu bukan berarti aku tidak bisa mempunyai perasaan yang tulus.." sambungannya
"Percayalah seungmin... Apa perlu aku memohon pada mu?"
"Tidak, cukup buktikan saja" sambung seungmin.
"Jika itu mau mu baiklah! Aku akan buktikan ke semua orang yg mendekati ku jika aku sudah punya kekasih di hati ku sendiri!" Ucap Minho lalu ia berbalik pergi.
Seungmin yg mendengar itu ia pun menoleh ke arah Minho perlahan 'apa dia bersungguh sungguh dengan ucapan nya itu?' ucap seungmin dalam hati nya,
Sebenarnya seungmin sudah ingin menerima Minho bahkan sepertinya sebelum Minho menyukai seungmin ia sudah lebih dulu menyukai Minho.
Tapi ia takut perasaan nya itu di permainkan maka dari itu ia memilih untuk menolak Minho terlebih dahulu dan melihat apakah Minho benar benar serius dengan perasaan nya.
Seungmin memang bukan tipe orang yang gampang melepaskan seseorang yg ia cintai begitu saja, bahkan saat ia masih mencintai Minho dulu rasa nya sangat sakit melihat Minho berpacaran dengan pria lain.
Kini ia hanya tinggal menunggu saja, jika Minho benar benar serius dengan perasaannya.. seungmin akan langsung menerimanya bahkan tidak akan membiarkan nya pergi begitu saja jika pada akhirnya Minho benar benar sedang memainkan tantangan.
"Kita liat saja... Lee Minho~"
Lalu seungmin berbalik pergi dan meninggalkan tempat itu yang kini berhawa dingin semenjak kepergian Minho tadi..
.
.
.
.
.
Lyana~
Sedikit dulu yah guys ehew karena masih awal awal hehehe^^
YOU ARE READING
Anything for you, Darling {2MIN}
RandomSeungmin sang ketua OSIS dingin di incar oleh minho sang brandalan sekolah, awal nya seungmin berfikir jika Minho mengincar nya karena sebuah taruhan ternyata tidak... Minho malah semakin memperkecil jarak di antara mereka hari demi hari Seungmin D...
