Bagi James Adiwangsa, Jakarta adalah luka yang basah oleh hujan badai. Dalam satu detik yang mematikan, ia kehilangan ayahnya, dunianya, dan rasa amannya. Membawa trauma mendalam, James terpaksa mengikuti bundanya pindah ke sebuah desa nelayan terpe...
James adalah remaja tujuh belas tahun dengan perawakan setinggi 178 sentimeter yang membawa luka mendalam dari Jakarta ke pesisir dalam balutan kemeja linen mahal dan aroma kemewahan yang kontras dengan lingkungan barunya. Di balik topeng ketus, sifat sombong, dan kacamata hitam yang ia gunakan sebagai perisai, James sebenarnya adalah jiwa yang sangat rapuh, mudah terserang asma traumatis saat tertekan, dan memiliki sisi manja yang sangat membutuhkan perlindungan serta kasih sayang.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Martin
Martin adalah sosok "raksasa berhati lembut" setinggi 190 cm yang menjadi sayap pelindung sekaligus rumah bagi James di tengah badai emosinya. Sebagai kapten tim basket sekolah yang memiliki empati luar biasa, ia tidak pernah membalas hinaan James dengan amarah, melainkan memilih untuk menghadapi duri-duri tajam James dengan kesabaran, tawa yang hangat, dan aroma matahari serta laut yang menenangkan. Ayah Martin adalah seorang peneliti yang tinggal di pesisir pantai.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Sena
Sena adalah putra pemilik toko roti yang memiliki karakter blak-blakan, pekerja keras, dan merupakan orang yang paling jujur dalam menunjukkan perasaannya, termasuk saat merasa tersinggung oleh sikap angkuh James. Dengan fisik yang solid akibat rutinitas berat di dapur bakery, ia awalnya menjadi orang yang paling sering berkonfrontasi dengan James, namun di balik omelan dan sikap luarnya yang kasar, Sena memiliki hati yang sangat tulus dan setia kawan.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Juan
Juan adalah pilar intelektual dalam geng mereka, dia lebih banyak bicara melalui lensa kamera atau coretan di buku catatannya daripada kata-kata yang berlebihan. Dengan pembawaan yang tenang, observatif, dan analitis, ia merupakan orang pertama yang memahami secara psikologis bahwa sikap tajam James adalah manifestasi dari rasa sakit, sering kali memberikan solusi logis dan riset mendalam untuk membantu James berdamai dengan sejarah ayahnya.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Kevin
Kevin adalah sumber energi utama sekaligus biang kerok dari segala kejadian jenaka yang meruntuhkan kecanggungan di antara geng pesisir ini. Dengan sifatnya yang hiperaktif, jahil, dan tidak bisa diam, ia sering menjadi pemicu keributan yang secara tidak sengaja justru mendekatkan James dengan dunia barunya, seperti saat ia menjegal Martin yang berujung pada insiden ember air laut. Meskipun sering terlihat tidak serius dan kekanak-kanakan, Kevin memiliki jiwa sosial yang tinggi dan merupakan sahabat yang paling bersemangat dalam mendukung kemajuan orang-orang di sekitarnya.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Bunda Arini Adiwangsa
Arini adalah sosok ibu yang tangguh sekaligus lembut, wanita yang rela menanggalkan kemewahan Jakarta demi membangun kembali masa depan putranya dari titik nol di sebuah rumah tua yang penuh kenangan. Sebagai pemilik toko bunga "Lentera Ayah", ia membawa beban duka kehilangan suaminya dengan penuh martabat, berjuang tanpa lelah untuk menjadi jembatan antara masa lalu James yang traumatis dan masa depan yang lebih tenang di pesisir.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.