bab 1

68 2 2
                                        

"a ahhhah t tidak zmungkin dady " ucap seokjin yang meliat berita di tv jika ada pesawat yang mengalami kecelakaan suaminya itu adalah namjoon seorang CEO terbesar di Korea selatan suaminya sedang keluar kota karan ada urusan tapi emmm seokjin melihat berita di tv jika menyatakan pesawat yang di tumpangi namjoon kecelakaan hati nya benar benar hancur

"d dady gak mungkin kan khisss " jinie muali menangis sambil mengelus perutnya yang entah kenapa selama 9 bulan ini terus membesar

//oh ya gesss btw di sini seklokjin belum sadar ya kalo dirinya sedang hamil//

"auhhhhhh s sakit " rintihny seokjin sambil memegang perutnya. entah kenapa juga sedari kemarin perutnya sering sekali sakit tapi beda kali ini rasa sakit nya begitu sakit seperti di dalam perut nya ingin keluar tapi apa?"d dady sakit "semakin meremas perutnya itu

setelah jinie merasa sudah tidak sakit lagi jinie pun langsung bergegas ke kamar nya dengan suauah payah karna perutnya membuncit dan jinie pun langsung saja menelepon suaminya yaitu namjoon Tapi tidak di angakat itu membuat jinie semakin khawatir juga perutnya yang kembali sakit " d dady khiss d dady baik baik saja kan t tolong jinie sakit seklai "rintih seokjin yang meremas perutnya ..

seokjin pun langsung berjalan dengan susah payahnya ke arah kamar madi yang ada di kamar nya karna ia ingin tau apa yang mengganjal di perutnya stelah masuk kamar mandi jinie pun langsung duduk di kloset tidak lupa membuka celana nya dan di situ lahh ia mulai mendorong entah kenapa memang sedari tadi jinie ingin terus mendorong agar keluar tapi tidak bisa

" akhhh s sakit emhh "seokjin mulai mendorong hatinya msih sangat memikirkan suaminya apakah suaminya baik baik saja

" uhhh s sakit kenpa t tidak mau keluar "seokjin yang merasa di lubang nya itu ada buletan kecil tapi entah kenapa saat dia menarik napas buletan itu masuk kembali " emmmm eungh s sakit huhhhh huhhhh a apakah kotoran jinie besar uhhhhhh a apa jinie sembelit "batinya karna memang merasa susah keluarnya

" akhhhh s sakit lubang jinie "jinie langsung saja menempelkan tangN ny di bawah ***jinie ia sedikit merasa ada rambut di lubang nya tapi apa " auhhhhhhhh s sakit kenapa ini auhhhhhhhh kenapa gak mau keluar jinie capek "ucap jinie yang muli frustasi karna buletan itu sudah di keluarga

tiba tiba saja perut jinie semakin sakit jika di rasa rasa seokjin langsung saja menarik napas nya dalam dalam dan langsung mendorong nya dengan kuat agar buletan itu keluar

" AKHHHHHHHHHH EMMMM MM MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM HUHHHH S SAKIT TOLONG BANTU JINIE ENGHHHH EUNGGGGGG"rintih seokjin sambil mengejan "

karna jinie sudah merasa lelah akhirnya seokjin pun langsung berganti posisi yang tadinya duduk di kloset menjadi nungguing atau berjongkok tidak lupa juga seokjin menutup tempat duduk kloset itu dan meremas nya . seokjin melihat ada kaca yang besar yang ada di belakang nya jinie yang penasaran akan apa yang ada yang ada di lubang nya itu perlahan mengejan sambil melihat ke cermin dan memerhatikan ada buletan kecil yang setengah nya keluar dan itu membuat jinie semakin takut apa itu dan setelah jinie mengejan ia juga melihat lagi ke cermin apa kah buletan itu sudah keluar?

"khiss apa itu akhhhhhhhhhhh s sakit panas " jinie yang langsung berbalik badang yang soalnya di cermin menjadi melihat ke bawah lubang nya

di ruang tamu tiba tiba ada yang mendobrak pintu sangat kenceng dengan wajah panik ya itu dia. dia adalh namjoon namjoon ternyata kembali karna namjoon ketinggalan pesawat karna macet namjoon langsung buru buru pulang karna mendengar suara rintihan istrinya melalui jam tangan mewah yang sudah di beri rekaman CCTV agar bisa melihat istrinya itu

"SAYANG SAYANG KAU DI MANA INI DADY " namjoon teriak sambil menyebut nama nama istri nya dengan sebutan 'sayang' namjoon lun langsung berlari ke kamar nya

"SAYANG" teriaknya di kamar

"d dady t tolong jinie " seokjin yang masih di dalam kamar mandi pun mendengar suara namjoon dan memanggilnya dengan lemah

"S SAYANG KAMU DI KAMAR MANDI HMM KENAPA BUKA PINTU NYA SAYANG " Menggedor gedor pintu kamar mandi dengan panik

"d dady s sakit akhhhh" seokjin berusaha mengejan tapi sama gt susah kondisi nya lemah

namjoon langsung mendobrak pintu kamar mandi

BRAK!!!!!.

"SAYANG " namjoon menghampiri seokjin yang tengah berjongkok kesakitan dengan tangan yang memegang kloset namjoon melihat di bawah seokjin ada buletan kecil yang tak keluar membuat namjoon semakin panik "SAYANG HEYYYY KAMU KENAPA A APA " terkejut melihat bawah jinien

"d dady s sakit panas perih s sakit tolong jinie akhhhhhh " rintih seokjin muali mengejan

"s sayang kenapa b baiklah baiklah biar dady bantu 'Namjoon mulai berjongkok tangan nya bersiap di dekat lubang jinie " s sayang sperti bayi i itu kepala bayi sayang kau kau melahirkan "ucap namjoon yang mulai menyadari jika itu bayi

" d dady s sakit gak bisa "

" bisa sayang kamu bisa ayo ini dady tak apa keluarkan lah yang kamu bisa sayang dorong liat bayi kita akan segera keluar "namjoon menyemangati istrinya dan akhirnya seokjin mau mengejan

" EMNNNGGG AKHHHHHH UGH UHG S SAKIT AKHHHHH EMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM DADY SHKKK EUHHHHHHHHH"mengdjan nya dengan kuat

"ya sayang bagus kepala bayi kita akan keluar " namjoon yang sudah melihat jika bayi itu sudah meluncur sepenuhnya

"eungghhh eungghhh s sakit dady lubang j jinie p panas " seokjin semakin meremas besi kloset nya karna bayi itu mulai mendorong nya

"lagi sayang ayo bayi kim akan lahir sebentar lagi "

"p panas auhhh p panas dady akhhhhhhhh DADY AKHHHHHHHHHHHHHHGGGGG" seokjin langsung saja mengejan dengan kuat

"b bagus sayang lakukan seperti tadi "tangan namjoon sudah siap di bawah sesekali namjoon mengelus kepala yang masih setengah itu sangat lembut perlahan air mata namjoon meluncur dia tak tega melihat istrinya seperti ini sekaligus bahagia jika mereka akan mempunyai anak

" d dady akhhhhh s sakit eungghhh g gak bisa j j jinie gak bisa l lelah s sakit "suara seokjin pelan tapi masih terdengar oleh namjoon perkataan itu membuat namjoon khwatir

" enggak sayang kamu bisa ayo sedikit lagi keluarin kepala bayi kita kau pasti bisa dady di sini "

"AKHHHJJJJJHHHHHH ENGGGHHHHH S SAKIT DADY UHHHHHHH HUH HUH HUH HUH EMMMMMMMMMAHHHHHHHHHJJJHHHHHHHHHEUNG AKHHHH AKHHHH KHIS KHISSS"

dan

BYURRRR!!

Ya kepala bayi keluar bersamaan dengan air ketuban yang sedari belum pecah namjoon terharu ketika namjoon melihat kepala bayi itu terlihat sepenuhnya

"d dady s sudah apa sudah keluar mengapa masih sa sakit " Tanyanya yang polos

"enggak sayang kepala baby sudah keluar sekarang badan nya oke trik napas buang setelah itu dorong lakukan seperti tadi" ujar namjoon

"huhhhh huhhhh huhhhhhhh d dady a akhhhhhhhhh" seokjin merasa dorongan bayi itu sangat kuat apalagi sekarang ia harus mengeluarkan pundak si bayi yang begitu besar membuat lubang nya membuka lebar

"ya sayang dorong terus ayo sebentar lagi kita akan ketemu bayi kita kasus bisa jinie "

"eunghh eunghh d dady akhhhhhh dmmmmmmmmmmmmmm s sangat sakit lubang jinie p panas huhhhhh huh huhhhhh huh huh "

ya sayang pundaknya mau keluar"

"AKHHHHHHHHH EMMMMMMMMMMMMMMMMMHHHHHHHHHHHHHHHHHHH HUH HUH HUH HUH HUH HIH HUH EUNGGGGGGG EUNHHHH S SAKIT NAMJOONIE JINIE GAK BISA AHHHHKKKKKKKKKKKKKKKKK"

"YA SAYANG SEPERTI TADI LAKUKAN SEPERTI TADI AYO SAYANG KAMU BISA LIAT KEPALA BAYI NYA SUDAH KELUAR"ucap namjoon

family namjinHistórias para pegar e não largar. Descubra agora